View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kemampuan tiga jenis tanaman dalam menjerap debu: studi kasus Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.530Mb)
      Date
      2010
      Author
      Wawo, Maria Fatima Conchita
      Hermawan, Rachmad
      Rushayati, Siti Badriyah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pembangunan suatu daerah memberikan dampak positif dan negatif terhadap lingkungan hidup. Salah satu dampak negatif adalah pencemaran udara. Kegiatan industri dan transportasi menjadi sumber pencemaran yang potensial dalam menurunkan mutu lingkungan terutama akibat akumulasi partikulat debu. Desa Gunung Putri adalah kawasan yang padat industri, pemukiman dan transportasi dengan pencemaran udara akibat debu telah mencapai 303,3 μg/Nm3. Salah satu cara untuk mengurangi pencemaran udara adalah menanam tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi kemampuan jenis-jenis tanaman terpilih dalam menjerap debu, kandungan silika dan timbal dalam jerapan debu, serta pengaruh kerimbunan pohon dalam menurunkan konsentrasi debu di udara ambien. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni hingga bulan Agustus 2009. Penelitian lapangan dilakukan di Desa Gunung Putri, Bogor dan penelitian laboratorium dilakukan di Laboratorium Air dan Udara dan Laboratorium Tanah dan Tanaman SEAMEO Biotrop, Bogor. Plot dipilih berdasarkan arah mata angin tahunan dominan dengan titik pusatnya yaitu pabrik semen. Plot terdiri dari dua lokasi yaitu jarak 500 m dan 1000 m. Jenis-jenis pohon yang dijadikan sampel adalah jenis-jenis yang banyak ditanam oleh masyarakat Gunung Putri, yaitu mangga (Mangifera indica (L.)), jambu air (Eugenia aquea (Burn F.)), dan rambutan (Nephelium lappeceum (L.)). Pengukuran konsentrasi debu di udara ambien menggunakan metode gravimetri dengan menggunakan alat High Volume Air Sampler (HVAS). Analisis jerapan debu pada daun menggunakan cara pencucian daun dan penyaringan debu. Analisis kandungan timbal dalam debu menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), sedangkan analisis kandungan silika dilakukan proses destruksi. Penelitian dirancang menggunakan Pola Faktorial (tiga faktor) dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan diulang sebanyak 3 kali. Data dianalisis menggunakan SPSS 13.0. Hasil penelitian sebagai berikut: jerapan debu berdasarkan jenis pohon diketahui bahwa daun mangga dan daun jambu air lebih banyak menjerap debu daripada daun rambutan. Jerapan debu pada daun mangga sebesar 0,61 mg/cm2, daun jambu air sebesar 0,63 mg/cm2, dan daun rambutan sebesar 0,32 mg/cm2. Jerapan debu berdasarkan ketinggian tajuk diketahui bahwa tajuk bawah mampu menjerap debu lebih banyak daripada tajuk atas dan tengah. Jerapan debu pada tajuk bawah sebesar 0,87 mg/cm2, tajuk atas dan tengah masing-masing sebesar 0,26 mg/cm2 dan 0,46 mg/cm2. Jerapan debu berdasarkan jarak dari sumber pencemar, pada jarak 500 m dari sumber pencemar, jumlah jerapan debunya sebesar 0,68 mg/cm2, lebih besar daripada jerapan debu di jarak 1000 m yaitu 0,36 mg/cm2. Kandungan silika dalam jerapan debu sebanyak 47%, sedangkan kandungan timbal hanya sebanyak 2%, dan 51% adalah partikulat lainnya. Kemampuan jerapan debu pada setiap pohon dipengaruhi juga oleh Leaf Area Indeks (LAI). Pada jarak 500 m, pohon mangga yang memiliki LAI sebesar 1,33 dapat menurunkan konsentrasi debu sebesar 557,17 μg/m3, pohon jambu air dengan LAI sebesar 1,10 dapat menurunkan konsentrasi debu sebesar 526,65 μg/m3 dan pohon rambutan dengan LAI sebesar 1,13 dapat menurunkan konsentrasi debu sebesar 380,73 μg/m3. Pada jarak 1000 m pohon mangga yang memiliki LAI sebesar 1,55 dapat menurunkan konsentrasi debu di udara sebesar 2964,48 μg/m3, pohon jambu air dengan LAI 1,08 dapat menurunkan konsentrasi sebesar 3069,81 μg/m3, dan pohon rambutan dengan LAI sebesar 1,15 dapat menurunkan konsentrasi sebesar 2857,17 μg/m3.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124869
      Collections
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism [2503]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository