Mikroenkapsulasi Minyak Ikan Mata Tuna untuk Sediaan Fortifikasi pada Makanan Pendamping ASI
View/ Open
Date
2018Author
Aziz, Hafizh Abdul
Trilaksani, Wini
Riyanto, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Asam lemak omega-3 berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan
perkembangan bayi. Sumber asupan utama omega-3 berasal dari ASI, namun
seiring bertambahnya usia meningkat pula kebutuhan akan gizi sehingga
dibutuhkan MPASI. Asam lemak omega-3 pada produk pangan bayi umumnya
berasal dari mikroalga sementara sumber omega-3 yang potensial belum
dikembangkan yaitu mata tuna. Ekstraksi dingin mampu menghasilkan minyak ikan
dengan komponen omega-3 yang tinggi, namun sangat rentan oksidasi, sehingga
memerlukan mikroenkapsulasi. Penelitian ini bertujuan membuat mikroenkapsulasi
minyak ikan mata tuna untuk sediaan fortifikasi pada makanan pendamping ASI.
Mikroenkapsulasi terbaik diperoleh dari perlakuan perbandingan minyak dan bahan
penyalut 1:2 dan lama homogenisasi 10 menit dengan efisiensi 93,99%, berbentuk
bulat berlekuk dengan ukuran 4,37 μm, berwarna putih tulang dengan tekstur halus.
MPASI instan terbaik dengan takaran saji 36,5 g dan pengayaan 3,6% mikrokapsul
minyak ikan menyumbangkan energi total 146 kkl, %AKG karbohidrat 34%,
%AKG protein 22%, %AKG lemak total 6% untuk bayi berusia 7-11 bulan dan
mengandung DHA 91 mg dan omega-3 106 mg.
