Sintesis Nanopartikel Karbon (C-Dot) dari Buah Durian secara Hidrotermal dan Mikrogelombang
View/ Open
Date
2019Author
Purba, Tien Setri Sasmitha
Sugiarti, Sri
Darmawan, Noviyan
Metadata
Show full item recordAbstract
Kulit durian adalah biomassa dari limbah pertanian dengan komposisi selulosa, lignin, dan protein, dapat dijadikan sebagai sumber karbon dot (C-Dot). C–dot merupakan material yang termasuk ke dalam kelas nanopartikel dimensi 0 (zero dimensional). Penelitian ini bertujuan menyintesis C-dot dari duri, serat, dan daging buah durian menggunakan metode hidrotermal dan mikrogelombang. Nanopartikel C-Dot disintesis dengan tambahan dan tanpa tambahan urea. Rendemen C-Dot dari duri, serat, dan daging durian menggunakan metode hidrotermal dengan tambahan urea berturut-turut adalah 3.71%, 3.40%, 6.21%, dan tanpa tambahan urea berturut-turut adalah 2.98%, 2.90%, 4.78%. Rendemen C-Dot dari metode mikrogelombang dengan tambahan urea berturut-turut 14.30%, 13.40%, 16.63%, dan tanpa tambahan urea adalah 1.41%; 1.38%; 3,17%. C-Dot yang dihasilkan berwarna hitam. Tambahan urea dapat meningkatkan kelarutan, dan intensitas pendaran C-Dot. Spektrum inframerah menunjukkan keberadaan gugus karboksil dan amina untuk sampel C-Dot dari serat dengan tambahan urea. Karakterisasi dengan SEM EDX menunjukkan komposisi C-Dot, dengan 34,77% C dan 43,95% N. C-Dot terbaik berdasarkan intensitas pendaran diperoleh dari serat kulit buah durian.
Collections
- UT - Chemistry [2295]
