View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh konsentrasi dan lama perebusan terhadap penetrasi dan retensi bahan pengawet diffusol-CB pada kayu durian

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.211Mb)
      Date
      2010
      Author
      Syarif, Fahriyan
      Padlinurjaji, Iding M.
      Wahyudi, Iman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kayu-kayu yang berasal dari hutan rakyat kini mulai banyak digunakan karena semakin langkanya ketersediaan kayu dari hutan alam. Salah satu contoh dan yang juga digunakan dalam penelitian ini adalah kayu durian (Durio zibethinus Murr.) asal Desa Cibeureum, Dramaga, Bogor. Dengan kelas awet yang rendah (Kelas IV-V) dan keterawetan yang sukar maka penggunaan kayu ini sangat terbatas. Agar pemakaian kayu durian menjadi lebih maksimal, maka kayu perlu diawetkan. Karena keterawetannya sukar, sebelum diawetkan kayu harus diberi perlakuan awal. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh perbedaan lama waktu perebusan (30-, 60-, dan 90 menit) dan perbedaan konsentrasi larutan bahan pengawet Diffusol-CB (3-, 4-, dan 5%) terhadap penetrasi dan retensi. Dari perlakuan tersebut diharapkan ditemukan perlakuan yang memberikan nilai penetrasi dan retensi yang optimal. Metode pengawetan yang digunakan adalah metode rendaman dingin, sedangkan rancangan percobaannya adalah rancangan faktorial berblok. Analisis lanjutan dilakukan dengan uji wilayah berganda Duncan dimana kombinasi perlakuan ditetapkan sebanyak 3 kali ulangan. Sebagai blok adalah bagian batang yaitu pangkal, tengah dan ujung. Dari hasil penelitian diketahui bahwa hanya unsur boron yang masuk ke dalam kayu dengan nilai rata-rata keseluruhan berkisar antara 0,43-0,86 cm. Bagian batang, konsentrasi larutan bahan pengawet, lama perebusan, dan interaksi antara konsentrasi bahan pengawet dan lama perebusan semuanya tidak berpengaruh secara nyata terhadap nilai penetrasi. Rata-rata penetrasi kayu yang tidak direbus (kontrol) lebih rendah dibandingkan penetrasi kayu yang direbus; berturut-turut 0,50 cm dan 0,65 cm (pangkal); 0,72 cm dan 0,74 cm (tengah); dan 0,70 cm dan 0,74 cm (ujung). Secara keseluruhan rata-rata penetrasi pada kayu yang tidak direbus adalah 0,64 cm, sedangkan pada kayu yang direbus sebesar 0,71 cm. Penetrasi terdalam (0,77 cm) terdapat pada kayu yang direbus selama 60 menit dan diawetkan dengan bahan pengawet berkonsentrasi 5%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124782
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository