View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanasan bambu dengan limbah minyak goreng dan ketahanannya terhadap rayap kayu kering (Cryptotermes cynocephalus Light)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (765.4Kb)
      Date
      2010
      Author
      Andiasri, Sri Noviana Puji;
      Priadi, Trisna
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Laju kerusakan hutan di Indonesia yang cukup tinggi mengakibatkan pasokan kayu sebagai bahan baku industri dan bahan bangunan berkurang. Oleh karena itu bambu diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif pengganti kayu dalam fungsi-fungsi yang sesuai dengan sifatnya. Akan tetapi keawetan alami bambu tergolong rendah sehingga perlu dilakukan pengawetan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keawetan bambu terhadap rayap kayu kering setelah diberi perlakuan pemanasan dengan limbah minyak goreng; mengetahui pengaruh penambahan plastik dalam proses pemanasan dengan limbah minyak goreng terhadap sifat keawetan bambu serta untuk mengetahui pengaruh proses pemanasan bambu dengan limbah minyak goreng terhadap sifat mekanis (MOE dan MOR) bambu. Bahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu bambu tali ( Gigantochloa apus (J.A & J.H. Schulthes) Kurz), bambu hitam (Gigantochloa atroviolaceae Widjaja), plastik jenis Polyethylene (PE) dan limbah minyak goreng. Faktor perlakuan yakni penambahan plastik (dengan atau tanpa plastik), suhu 100°C dan 150°C serta waktu pemanasan 30 menit dan 60 menit. Pengujian bambu meliputi sifat keawetan bambu terhadap rayap kayu kering (Cryptotermes cynocephalus Light) dan sifat mekanis (MOR dan MOE). Indikator yang diukur dalam pengujian keawetan bambu yaitu mortalitas rayap dan penurunan berat bambu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keawetan bambu terhadap rayap kayu kering meningkat setelah diberi perlakuan pemanasan menggunakan limbah minyak goreng. Rata-rata peningkatan mortalitas rayap dengan pemanasan bambu tersebut adalah sebesar 94%. Sedangkan penurunan berat bambu mengalami perubahan dari 1,7 % pada contoh uji kontrol menjadi 0,9% setelah diberi perlakuan pemanasan dengan limbah minyak goreng. Perlakuan penambahan plastik tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap sifat keawetan bambu. Pemanasan bambu dengan limbah minyak goreng tidak menurunkan sifat mekanisnya. Perlakuan waktu dan suhu pemanasan yang terbaik adalah pemanasan selama 30 menit dengan suhu 150°C.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124780
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository