Dinamika aliran permukaan dan erosi akibat tindakan konservasi tanah pada andosol pangalengan Jawa Barat
View/ Open
Date
1994Author
Banuwa, Irwan Sukri
Sinukaban, Naik
Pawitan, Hidayat
Haridjaja, Oteng
Metadata
Show full item recordAbstract
Dewasa ini erosi menjadi masalah nasional, melihat
berbagai akibat yang telah ditimbulkannya. Dari aspek
pertanian terangkutnya tanah, unsur hara dan bahan organik
secara terus menerus dapat menyebabkan menurunnya produktivitas
tanah pada tempat tersebut dan menimbulkan berbagai
masalah di bagian hilirnya. Salah satu penyebab utama
terjadinya erosi adalah usahatani tanaman sayur-sayuran di
daerah pegunungan yang berbukit dan berlereng curam serta
kurang memadainya penerapan teknik konservasi tanah dan
air. Untuk mengatasi masalah di atas perlu dilakukan
penelitian tentang penerapan teknik konservasi tanah yang
dapat diterima dan diterapkan oleh petani.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapang Pengelolaan
DAS IPB, Desa Sukamanah, Pangalengan, Jawa Barat.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk
(1) Mempelajari dinamika aliran permukaan dan erosi, (2)
Mencari tindakan konservasi tanah yang paling efektif,
(3) Mempelajari kandungan hara dan ukuran butir dalam
sedimen yang terbawa oleh aliran permukaan, dan (4)
Mengetahui produksi tanaman kubis dan kentang
tindakan konservasi tanah pada panjang lereng
berbeda.
Percobaan disusun dalam Rancangan Acak
dengan pola faktorial, dan diulang sebanyak
Faktor pertama adalah panj ang lereng yang terdiri
tingkat yaitu (11) panjang 7,5 m dan (12) panjang
Faktor kedua adalah teknik konservasi tanah yang
akibat
yang
Kelompok
2 kali.
dari dua
12 m.
terdiri
dari 5 j en is, yaitu (P1) Penanaman di atas guludan searah
lereng, (P2) Penanaman di atas guludan memotong lereng,
(Pa) Penanaman di atas guludan searah lereng, dan dibuat
guludan memotong lereng dengan jarak 4 m dari sisi atas,
(P4) Penanaman di atas guludan searah lereng, dan dibuat
saluran memotong lereng pada jarak 4 m dari sisi atas,
(Ps) Penanaman di atas guludan memotong lereng, dan dibuat
saluran searah lereng di tengah petak. Keragaman data
yang diperoleh diuji dengan uji Fisher dan nilai tengah
rata-rata dengan uji Beda Nyata Terkecil pada taraf nyata
5 % dan 1 %. Selain itu bentuk hubungan antara intensitas
hujan dan panjang lereng dengan aliran permukaan dan erosi
dianalisis dengan persamaan regresi berganda, sedangkan
bentuk hubungan antara konsentrasi sedimen dengan unsur
hara yang dikandungnya dianalisis dengan persamaan
regresi sederhana. ...
Collections
- MT - Agriculture [4005]
