View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi Ambang Batas Curah Hujan di Pulau Sumatra

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (496.3Kb)
      Fullteks (814.7Kb)
      Lampiran (334.5Kb)
      Date
      2023
      Author
      Putri, Ayu Arista Andarini
      Perdinan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cuaca ekstrim dapat berakibat pada bencana meteorologis seperti tanah longsor. Bencana tersebut, jika terjadi di wilayah yang kaya akan biodiversitas, akan mempercepat proses kepunahan hewan dan tumbuhan, dan jika terjadi di wilayah yang padat penduduk, akan mengakibatkan kerugian besar bagi orang orang yang tinggal di tempat tersebut, dan berpotensi membawa kerugian berupa kehidupan dan material, serta menghambat pertumbuhan ekonomi. Hujan telah dianggap sebagai faktor umum pemicu kejadian longsor. Intensitas sebagai pemicu kejadian longsor dapat ditentukan dengan menggunakan serangkaian metode statistik. Penentuan ambang batas curah hujan dilakukan dengan metode Cumulative Rainfall Threshold (CT) dan analisis sorting, dan hasil analisis diperkuat dengan metode validasi regresi dummy, analisis gerombol, dan analisis perubahan titik. Metode ini digunakan untuk menentukan ambang batas kejadian longsor yang terjadi di Pulau Sumatera pada periode 2010-2017 yang diambil dari database Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dilakukan evaluasi data curah hujan harian di Pulau Sumatera pada tahun 2010-2017 yang bersumber dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hasil analisis menunjukkan bahwa ambang batas curah hujan yang harus dipantau untuk mendeteksi potensi terjadinya tanah longsor di wilayah studi adalah 15 mm per hari, 30 mm per hari, dan 65 mm per hari. Nilai-nilai ini dapat dianggap sebagai peringatan pada tingkat yang berbeda dengan nilai terbesar yaitu 65 mm, menunjukkan kepercayaan yang lebih tinggi untuk terjadinya longsor. Dengan kata lain, nilai-nilai tersebut mewakili berbagai tingkat kewaspadaan terhadap kejadian tanah longsor yang memberikan masukan untuk merancang strategi pencegahan bencana untuk mengurangi dampak buruk dari bencana tanah longsor.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124237
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository