Manajemen Tenaga Kerja Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Kebun Buatan PT. Inti Indosawit Subur, Pelalawan, Riau
Abstract
Pengelolaan manajemen ketenagakerjaan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan dalam mengelola perkebunan kelapa sawit. Kegiatan magang dilaksanakan di PT. Inti Indosawit Subur, Kabupaten Pelalawan, Riau yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga bulan Mei 2023. Kegiatan magang dilaksanakan secara langsung di lapangan sebagai pekerja harian lepas (PHL), pendamping mandor, dan pendamping asisten untuk mempelajari aspek teknis dan manajerial. Manajemen tenaga kerja menjadi salah satu aspek khusus yang diamati penulis dalam kegiatan magang berlangsung. Dalam perusahaan perkebunan, tenaga kerja panen menjadi faktor utama yang dapat menentukan kualitas serta kuantitas produksi yang diperoleh perusahaan perkebunan. Aspek khusus yang diamati yakni adanya pengorganisasian tenaga kerja, prestasi kerja, disiplin dan kualitas kerja dan penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Perusahaan menerapkan prinsip dan kriteria ISPO dalam perkebunan yakni pada nomor 5 tentang tanggung jawab tenaga kerja. PT. Inti Indosawit Subur terdiri dari karyawan staf dan non staf. Tingkat kehadiran di Afdeling 1 sudah memenuhi standar dan kualitas kerja panen. Pengelola kebun memberikan sistem pengupahan bukan hanya berupa uang namun juga dalam berupa bahan baku. Perusahaan kebun menyediakan alat pelindung diri (APD) layak pakai dan fasilitas sarana dan prasarana untuk kesejahteraan dan Kesehatan pekerja. Management employment be one key main success in manage plantation coconut palm. Activity apprenticeship carried out at PT. Inti Indosawit Subur, District Pelalawan, Riau which was held in the month January until in May 2023. Activities apprenticeship held in a manner right on the field as worker daily freelance (PHL), companion the foreman, and the companion assistant. For learn aspect technical and managerial. Management power work be one aspect specifically observed writer in activity apprenticeship going on. In company plantation, power Work harvest become factor main can determine quality as well as quantity obtained production company plantation. Aspect specifically observed ie exists organizing power work, achievement work, discipline and quality work, and implementation of Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). The company applies ISPO principles and criteria in plantation namely in number 5 about not quite enough answer power work. PT. Inti Indosawit Subur Fertile consists from employee staff and non staff. The level of attendance in Afdeling 1 has fulfil standard of quality Work harvest. Manager garden provide a reward system No only in the form of money but also in form material raw. Garden company provide tool protector (PPE) is appropriate use and facilities facilities and infrastructure For worker welfare and health.
