Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Implementasi Uang Elektronik di Indonesia: Implikasi pada Central Bank Digital Currency (CBDC)
Date
2023Author
Widianti, Dian
Juanda, Bambang
Probokawuryan, Mutiara
Metadata
Show full item recordAbstract
Disrupsi digital telah mengubah kehidupan masyarakat dengan munculnya adopsi uang elektronik atau e-money sebagai alternatif pembayaran yang populer di Indonesia. Kemajuan fintech dan dukungan pemerintah mendorong pertumbuhan fenomena ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh pada implementasi uang elektronik dan implikasinya pada pengembangan Central Bank Digital Currency (CBDC), perbedaan tingkat kontribusi antar aspek demografi, aksesibilitas, dan infrastruktur serta mengindentifikasi kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi uang elektronik di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan analisis regresi linear data panel untuk menguji pengaruh faktor-faktor seperti aspek demografi, aspek aksesibilitas, infrastruktur, dan dummy kawasan Indonesia terhadap implementasi uang elektronik. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan periode 2012-2021 yang diambil dari sumber resmi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aspek demografi, aspek aksesibilitas, infrastruktur berpengaruh signifikan positif terhadap implementasi uang elektronik. Kepemilikan rekening bank dan penetrasi telepon seluler menjadi faktor terpenting dalam mendorong adopsi uang elektronik. Selanjutnya, pengaruh aspek demografi, aksesibilitas, dan infrastruktur terhadap penggunaan uang elektronik di daerah Kawasan Barat Indonesia (KBI) lebih besar dibandingkan dengan daerah Kawasan Timur Indonesia (KTI). Kebijakan pemerintah yang berfokus pada inklusi keuangan dan infrastruktur teknologi menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan e-money dan transformasi keuangan digital yang inklusif di Indonesia. Digital disruption has transformed society with the emergence of electronic money or e-money as a popular payment alternative in Indonesia. The advancements in fintech and government support have driven the growth of this phenomenon. This study aims to analyze the factors influencing the implementation of electronic money and implications on the development of Central Bank Digital Currency (CBDC), identify the varying contributions of demographic, accessibility, and infrastructure, and government policies in promoting the adoption of electronic money in Indonesia. The research employs quantitative methods with panel data regression analysis to test the influence of demographic, accessibility, infrastructure, and Indonesia region dummy on the implementation of electronic money. Secondary data from official sources spanning from 2012 to 2021 are used. The results indicate that demographic, accessibility, and infrastructure significantly and positively impact the implementation of electronic money. The ownership of bank accounts and mobile phone penetration are crucial factors driving adoption. Furthermore, the impact of demographic, accessibility, and infrastructure on electronic money usage is greater in the Western Indonesia Region compared to Eastern Indonesia Region. Government policies focusing on financial inclusion and technological infrastructure play a key role in fostering the growth of e-money and inclusive digital finance transformation in Indonesia.
