Praperlakuan Rumput Laut Gracilaria sp. menggunakan gelombang ultrasonik dalam pembuatan bioetanol
Abstract
Bioetanol terbuat dari bahan berselulosa melalui beberapa tahapan proses. Rumput
laut Gracilaria sp. memiliki potensi sebagai bahan baku bioetanol karena
mengandung selulosa. Praperlakuan ultrasonikasi dengan larutan alkali dalam
pembuatan bioetanol menarik untuk dilakukan karena mampu meningkatkan
rendemen etanol. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh waktu
praperlakuan ultrasonikasi dengan larutan alkali pada bahan baku untuk
meningkatkan kandungan total gula pereduksi dan kadar etanol. Tahapan penelitian
meliputi persiapan sampel, praperlakuan ultrasonikasi dalam alkali dengan waktu
60, 90 dan 120 menit, sakarifikasi, fermentasi dan destilasi. Selulosa teridentifikasi
pada sampel ditandai dengan adanya puncak pada bilangan gelombang 1058 cm-1
.
Praperlakuan ultrasonikasi 120 menit menghasilkan kandungan total gula pereduksi
dan kadar etanol tertinggi masing-masing sebesar 96,34 mg/mL dan 3%. Bioethanol is made from cellulosic materials through several stages of the process.
Seaweed of Gracilaria sp. has potential as raw material for bioethanol since it
contains high cellulose. The pretreatment of ultrasonication with alkaline solutions
in bioethanol production is interesting because it can increase the yield of ethanol.
This study aims to determine the effect pretreatment time of ultrasonication with
alkaline solutions in increasing the total content of reducing sugars and ethanol
yield. The research includes sample preparation, pretreatment of ultrasonication in
alkaline at times 60, 90 and 120 min, saccharification, fermentation and distillation.
Cellulose is identified in the functional group analysis characterized by a peak at
wave number 1058 cm-1
. The pretreatment of 120 min ultrasonication resulted in
the highest total content of reducing sugar and ethanol content of 96.34 mg/mL and
3% respectively.
