Dampak Keanggotaan Kelompok Peternak terhadap Pendapatan Usaha Peternakan Penggemukan Sapi Potong di Provinsi Jawa Timur
Abstract
Sebanyak 90% produksi daging sapi nasional berasal dari peternakan rakyat. Pendapatan dari usaha peternakan penggemukan sapi potong menjadi salah satu sumber pendapatan bagi peternak terutama yang masih berskala kecil dan memiliki luas lahan pertanian yang sempit. Kelompok peternak menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi peternak yang dapat berdampak pada peningkatan pendapatan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keanggotaan kelompok peternak terhadap pendapatan peternak penggemukan sapi potong. Data yang digunakan merupakan data sekunder Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan Tahun 2014 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik di Provinsi Jawa Timur. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif dengan analisis pendapatan dan propensity score matching (PSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok peternak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usaha peternakan penggemukan sapi potong di Jawa Timur. As much as 90% of national beef production comes from smallholder
farms. Income from fattening beef cattle is a source of income for breeders,
especially those that are still on a small scale and have a narrow agricultural land
area. Breeder groups are one of the attempts to increase the competence of
breeders so that it can have an impact on increasing the income earned. This study
aims to analyze the effect of breeder groups membership on the income of beef
cattle fattening farmers. The data used is secondary data from the “Survei Rumah
Tangga Usaha Peternakan Tahun 2014” sourced from the Badan Pusat Statistik of
East Java Province. Data processing was carried out quantitatively with income
analysis and Propensity Score Matching (PSM). The results showed that farmer
groups had no significant effect on beef cattle fattening income in East Java.
Collections
- UT - Agribusiness [4789]
