Penentuan Ketinggian Planetary Boundary Layer: Sebuah Tinjauan Pustaka Sistematis
Date
2023Author
Fauziah, Hafsoh Ulfiana
Setiawan, Sonni
Rohmawati, Fithriya Yulisiasih
Metadata
Show full item recordAbstract
Planetary Boundary Layer atau dikenal juga sebagai Atmospheric Boundary Layer merupakan parameter penting dalam pengembangan model prediksi cuaca dan kajian pencemaran udara yang berkaitan erat dengan hubungan atmosfer-permukaan bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran ketinggian PBL di berbagai daerah dan mengidentifikasi metode yang digunakan untuk menentukan ketinggian PBL. Metode yang digunakan yaitu tinjauan pustaka sistematis untuk kajian sepuluh tahun terakhir (2013-2023). Hasil penelitian mengungkapkan berbagai nilai ketinggian PBL di wilayah studi yang berbeda. Di wilayah Afrika, nilai ketinggian PBL berada pada rentang 216-1321 m, di Amerika Selatan berada pada rentang 185-1493 m, di Amerika Utara berada pada rentang 437-1820 m, di Asia berada pada rentang 485-1666 m, dan di Eropa berada pada rentang 397-1358 m. Penentuan ketinggian PBL dilakukan dengan menggunakan pendekatan atau estimasi dari beberapa metode. Metode yang paling banyak digunakan adalah metode Bulk Richardson Number dan gradien vertikal suhu potensial. The Planetary Boundary Layer, also known as the Atmospheric Boundary Layer, is an essential parameter in developing weather prediction models and studying air pollution, which is closely related to the atmosphere-surface interactions. This research aims to determine the distribution of the PBL height in various regions and identify the methods used to determine the PBL height. The method employed is a systematic literature review covering the past ten years (2013-2023). The research findings reveal various values of the PBL height in different study areas. In Africa, the PBL height ranges from 216 to 1321 meters; in South America, from 185 to 1493 meters; in North America, from 437 to 1820 meters; in Asia, from 485 to 1666 meters; and in Europe, from 397 to 1358 meters. The determination of the PBL height is carried out using various approaches or estimation methods. The most commonly used methods are the Bulk Richardson Number method and the vertical gradient of potential temperature method.
