Analisis Struktur Biaya Produksi Air PDAM Tirta Kahuripan Berdasarkan Instalasinya
Abstract
Beragamnya sumberdaya air di Kabupaten Bogor menjadi tantangan
PDAM Tirta Kahuripan untuk mengelolanya agar dapat meningkatkan cakupan
pelayanan yang menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi
pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya air menjadi air bersih, (2) menganalisis
faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi air bersih, (3) menganalisis
struktur dan faktor biaya produksi air bersih. Penelitian ini menggunakan metode
analisis deskriptif dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukan bahwa
pengelolaan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Kahuripan melalui
proses fisika, kimia, dan biologi, sedangkan instalasi mata air dan sumur bor
prosesnya hanya kimia dan biologi, namun pada instalasi sumur bor terdapat
proses aerasi. Faktor-faktor yang secara signifikan mempengaruhi volume air
produksi IPA adalah air baku dan bahan kimia, sedangkan instalasi mata air dan
instalasi sumur bor hanya air baku. Diantara ketiga jenis instalasi yang
mengeluarkan biaya rata-rata produksi per m3
paling besar adalah instalasi sumur
bor. Pengeluaran biaya produksi terbesar di IPA dan instalasi sumur bor adalah
biaya listrik, sedangkan pada instalasi mata air yaitu biaya pemeliharaan. Biaya
bahan kimia dan biaya pemeliharaan secara signifikan mempengaruhi total biaya
rata-rata produksi air pada ketiga jenis instalasi.
