Dampak Pandemi Covid-19 dan Determinan Lainnya terhadap Pengangguran di Provinsi Banten
Abstract
Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia menyebabkan banyak korban
jiwa, sehingga pemerintah melakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar
(PSBB) untuk menghindari penyebaran virus yang semakin luas. Namun akibat dari
kebijakan tersebut, aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas sehingga
permintaan dan perputaran uang menjadi tidak berjalan normal seperti biasanya.
Hal itu berujung dengan meningkatnya pengangguran di Indonesia khususnya pada
Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi
Covid-19 dan determinan lainnya terhadap pengangguran di Provinsi Banten.
Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan
pendekatan Random Effect Model (REM) dengan objek penelitian berupa 8
kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten dan rentang waktu tahun 2017-2022.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upah minimum kabupaten/kota, jumlah
angkatan kerja, produk domestik regional bruto berpengaruh dalam meningkatkan
pengangguran di Provinsi Banten. Sedangkan rata-rata lama sekolah dan tingkat
partisipasi angkatan kerja berpengaruh dalam menurunkan pengangguran di
Provinsi Banten. Selain itu, pandemi Covid-19 memberikan perbedaan lebih tinggi
terhadap pengangguran di Provinsi Banten.
