Pengaruh Kinerja Perbankan terhadap Penyaluran Kredit UMKM oleh Bank Umum Konvensional di Indonesia
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam struktur perekonomian nasional. Dalam upaya memperkuat peran UMKM dan mengatasi permasalahan modal, Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan penyaluran kredit UMKM oleh perbankan. Namun pada penerapannya kebijakan ini belum efektif sehingga untuk mencapai peningkatan akses kredit perbankan perlu dirumuskan penyempurnaan kebijakan yang secara signifikan dapat meningkatkan penyaluran kredit UMKM. Pihak bank harus mampu mengendalikan faktor-faktor internal dalam kontrol bank itu sendiri, salah satunya adalah faktor kinerja perbankan yang menjadi syarat perlu penyaluran kredit bank. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kondisi penyaluran kredit UMKM dan menganalisis pengaruh kinerja perbankan terhadap penyaluran kredit UMKM. Metode yang digunakan merupakan analisis deskriptif dan analisis regresi data panel 32 Bank Umum Konvensional pada periode 2020-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kinerja perbankan yang berpengaruh secara signifikan terhadap penyaluran kredit UMKM adalah Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE) dan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) dengan pengaruh yang positif terhadap penyaluran kredit UMKM. Dan kebijakan penyaluran kredit UMKM oleh bank secara signifikan berpengaruh negatif terhadap penyaluran kredit UMKM.
