Beton dengan Aplikasi Limbah Plastik: Analisis Mutu dan Dampak Lingkungan
Date
2023-08-03Author
Desyani, Noor A'fiana
Yuwono, Arief Sabdo
Putra, Heriansyah
Metadata
Show full item recordAbstract
Sampah plastik merupakan jenis sampah yang banyak ditemukan di
lingkungan dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai. Sampah
plastik dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, misalnya sebagai material substitusi
pada beton. Namun penambahan plastik pada beton cenderung menurunkan mutu
beton karena permukaannya yang licin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
menganalisis mutu beton pada dua bentuk agregat plastik, yaitu biji plastik (BP)
dan agregat kasar yang dibuat dari limbah plastik (LP), serta menganalisis dampak
lingkungannya. Sampah plastik yang digunakan adalah sampah plastik yang
bernilai ekonomi rendah dan relatif banyak ditemukan di lingkungan. Mutu beton
yang dianalisis adalah kuat tekan dan kuat lentur, dengan variasi penambahan
plastik 10%, 20%, dan 30% untuk masing-masing bentuk plastik. Aspek-aspek
lingkungan yang dianalisis adalah umur Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA),
emisi gas rumah kaca, dan biaya pengangkutan sampah.
Berdasarkan hasil penelitian, sampah plastik LDPE merupakan sampah
plastik yang mempunyai nilai ekonomi rendah dan cukup banyak di lingkungan.
Data Bank Sampah Rangga Mekar Kota Bogor, menunjukkan bahwa sampah
plastik LDPE merupakan fraksi terbanyak kedua sampah plastik yaitu sebanyak
27%. Selanjutnya digunakan biji plastik LDPE dan agregat limbah plastik LDPE
sebagai substitusi agregat pada beton pada variasi 10%, 20%, dan 30%. Agregat
limbah plastik dibuat dengan cara melelehkan limbah plastik, dibiarkan mengeras,
dan dihancurkan agar menyerupai agregat alami batu pecah. Penggunaan agregat
kasar limbah plastik menghasilkan mutu beton yang lebih baik dibandingkan beton
dengan biji plastik. Kuat tekan beton dengan campuran agregat limbah plastik lebih
tinggi dibandingkan beton dengan biji plastik. Kuat tekan rencana masih dapat
dicapai pada penambahan agregat limbah plastik hingga 20%. Kuat lentur beton
dengan campuran agregat limbah plastik juga lebih tinggi dibandingkan beton
dengan biji plastik maupun beton kontrol. Penambahan agregat limbah plastik
hingga 20% menghasilkan kuat lentur yang lebih tinggi dari beton kontrol. Variasi
paling optimal adalah penambahan agregat limbah plastik 20% karena mempunyai
kemampuan regangan yang lebih tinggi dari beton normal dengan kuat tekan yang
masih memenuhi kuat tekan rencana yaitu 22 MPa. Pemanfaatan sampah plastik
LDPE di Kota Bogor sebagai substitusi agregat kasar pada beton dapat
memperpanjang umur TPA selama 130 hari, mengurangi emisi gas CO2 sebesar
2.719,84 Gg CO2-eq/tahun atau 5,67%/tahun dari target nasional yang ditetapkan,
dan menghemat biaya pengangkutan sampah sebesar Rp 2.738.725/hari.
Collections
- MT - Agriculture Technology [2430]
