Penambahan Melatonin dalam Proses Kriopreservasi Sperma Kucing Domestik (Felis domesticus) dari Kauda Epididimis Preservasi
Date
2023Author
Kusumawardhani, Andhika Putri
Boediono, Arief
Mohamad, Kusdiantoro
Metadata
Show full item recordAbstract
Kriopreservasi dapat menyebabkan kerusakan pada spermatozoa akibat stres
oksidatif. Melatonin merupakan antioksidan yang dapat mengurangi aksi radikal
bebas dan menurunkan stres oksidatif pada spermatozoa. Penelitian ini bertujuan
mempelajari pengaruh penambahan melatonin dalam medium (Test yolk buffer)
TYB pada proses pembekuan spermatozoa asal preservasi kauda epididimis selama
dua hari pada suhu 4 ℃. Kauda epididimis didapatkan dari testis hasil kastrasi yang
kemudian setengah dari jumlah sampel langsung dilakukan pengkoleksian
spermatozoa, sedangkan sisa sampel dipresrvasi selama dua hari pada suhu 4 ℃.
Kauda epididimis dipisahkan dari testis dan diiris-iris untuk mendapatkan
spermatozoa. Spermatozoa dari kauda epididymis preservasi yang memenuhi
persyaratan kemudian diencerkan pada medium TYB (kontrol), TYB + 0,5 mM
melatonin, dan TYB + 1 mM melatonin. Spermatozoa tersebut selanjutnya
dikriopreservasi, kemudian dilakukan evaluasi kualitasnya, meliputi motilitas,
viabilitas, dan abnormalitas. Hasil penelitian menunjukkan kualitas spermatozoa
dari kauda epididimis hasil preservasi tidak berbeda signifikan dengan spermatozoa
dari kauda epididimis segar. Penambahan 0,5 mM melatonin dalam medium TYB
memberikan hasil yang terbaik dalam mengurangi penurunan motilitas progresif
spermatozoa pasca kriopreservasi. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan
melatonin dapat mengurangi kerusakan spermatozoa pasca kriopreservasi dari
kauda epididimis hasil preservasi.
