View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan industri kecil meubel kayu kelapa di wilayah Minahasa Propinsi daerah tingkat I Sulawesi Utara

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.300Mb)
      Date
      1994
      Author
      Poluan, Roosje Jeanne
      Darusman, Dudung
      J. W. P. Mandagi
      J. H. Goni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk 1 ) melihat dampak/pengaruh industri kecil meubeI kayu kelapa pada perekonomian Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Minahasa, dalam ha! ini pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja, 2) mengetahui potensi kayu kelapa didaerah ini untuk menunjang pembangunan daerah, 3) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi industri kayu ke!apa dan efisien penggunaan faktor produksi tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Daerah Tingkat I Sulawesi Utara sebab Kabupaten inilah yang berpenghasilan kopra dan mempunyai luas lahan perkebunan kelapa yang terbesar di Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan adalah 1) analisis location quotient, 2) analisis koefisien pelipatgandaan, 3) analisis fungsi produksi. Dari hasil penelitian yang diperoleh sektor industri kecil meubel kayu kelapa akan memberikan dampak bagi perekonomian wilayah maka sektor industri ini perlu untuk dikembangkan, karena dengan berkembangnya sektor ini akan memperbesar permintaan terhadap batang kelapa yang merupakan alternatif untuk bahan baku kayu yang semakin lama semakin kecil ketersediaannya. Koefisien pelipatgandaan sektor industri kecil menunjukkan nilai yang lebih dari satu yang berarti selain mempengaruhi sektor industri itu sendiri, aktifitas sektor ini juga mempengaruhi sektor lain makin besar koefisien pelipatgandaan suatu sektor, maka makin besar pula dampak sektor tersebut terhadap perekonomian sektor wilayah dan meningkat koefisien pelipatgandaan berarti meningkat pula dampak sektor basis terhadap perekonomian wilayah. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi meubel kayu kelapa adalah kayu kelapa, tenaga kerja, busa, kain dll. Faktor-faktor yang belum berpengaruh pada produksi adalah triplex dan kaca tembus. Uraian diatas menunjukkan bahwa potensi industri kayu ke 1 apa cukup baik, namun perlu diefisienkan penggunaan faktor-faktor produksi agar diperoleh keuntungan yang maksimal dari usaha yang dilakukan. Demikian pula menyangkut pemasarannya diperlukan promosi dengan jaringan pemasaran dikota-kota besar yang potensial.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122796
      Collections
      • MT - Forestry [1541]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository