View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Respon perantau suku bangsa Toraja di daerah perkotaan terhadap pelaksanaan upacara rambu Solo di daerah asalnya: studi kasus di kotamadya Ujung Pandang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (8.777Mb)
      Date
      1994
      Author
      Pasalu, Isak
      Aditjondro, George
      Warsito, Rukmadi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Upacara rambu solo' adalah salah satu pranata adat suku bangsa Toraja yang berkaitan dengan penghormatan mereka terhadap kerabat yang meninggal. Bagi orang Toraja pelaksanaan upacara ini selain berfungsi religius bagi penganut kepercayaan Aluk To Dolo, juga mempunyai fungsi komunikatif; dan sebagai sarana sosialisasi norma-norma dan nilai-nilai bagi generasi berikutnya (Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, 1983). Selain itu, pelaksanaan upacara ini juga mempunyai dampak positif maupun negatif bagi pembangunan di Kabupaten Tana Toraja pada khususnya, dan Propinsi Sulawesi Selatan pada umumnya. Pel}Jindahan orang Toraja dari Tana Toraja ke kota Ujung Pandang diduga akan menyebabkan respons mereka terhadap pelaksanaan upacara rambu solo' akan mengalarni perubahan ( dari positif ke negatif). Sebagaimana yang dikemukakan Hauser dan Gadner (1985 : 61), bahwa di lingkungan sosial kota manusia cenderung menjadi rasional dan tidak lagi tunduk pada adat warisan nenek moyang. Demikian pula dengan meningkatnya tingkat pendidikan formal yang diperoleh di kota diduga akan memperlemah respons mereka terhadap pelaksanaan upacara itu. Menurut Anderson (1984 : 28), meningkatnya tingkat pendi an formal pada suatu masyarakat akan menggoncangkan kehidupan tradisional dan bersamaan dengan itu pendidikan formal membantu membangun dasar-dasar bagi suatu cara hidup baru yang lebih modern. Bertolak dari tiraian di atas di atas, penelitian ini diarahkan untuk menjawab empat pertanyaan yaitu: (a) bagaimana respons perantau Toraja di kota Ujung Pandang terhadap pelaksanaan upacara rambu solo' di daerah asalnya ?; (b) bagaimana tingkat hubungan perantau Toraja dengan anggota suku bangsa lainnya di kota Ujung Pandang dan respons mereka terhadap pelaksanaan upacara rambu solo'?; (c) bagaimana hubungan antara tingkat pendapatan perantau Toraja dan respons mereka terhadap pelaksanaan upacara rambu solo'?; (d) bagaimana hubungan antara tingkat pendidikan perantau Toraja dan respons mereka terhadap pelaksanaan upacara? ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122764
      Collections
      • MT - Economic and Management [3209]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository