Profil Sel Darah Putih Burung Puyuh (Coturnix coturnix Japanica) pada Fase Starter, Grower, dan Layer
Date
2023-07-24Author
Ashari, Haidar Rafi
Satyaningtijas, Aryani sismin
Hadi, Upik Kesumawati
Metadata
Show full item recordAbstract
Burung puyuh merupakan salah satu sumber diversifikasi produk daging dan telur. Tahap pertumbuhan pada masa pemeliharaan burung puyuh sebagai unggas petelur terdiri dari fase starter, grower, dan layer. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai profil sel darah putih yang berperan dalam imunitas pada fase starter,grower, dan layer pada burung puyuh (Coturnix coturnix Japonica). Darah diambil melalui vena brachialis. Analisis sel darah putih menggunakan kamar hitung neobaueur dan analisis diferensiasi leukosit menggunakan preparat ulas darah dari total 30 ekor burung puyuh yang terdiri dari 10 ekor masing-masing fase. Hasil penelitian menunjukkan jumlah butir darah putih fase starter, grower, dan layer berturut-turut yaitu 53,30±13,27 x103/mm3, 60,00±9,04 x103/mm3, dan 44,90±9,30 x103/mm3. Pola ini diikuti dengan jumlah limfosit sebanyak 50,90±5,90%, 54,00±10,70%, dan 50,30±10,74%. Jumlah rata-rata monosit dari semua fase adalah 3,50±7,27%. Jumlah heterofil meningkat dari 41,70±5,77% pada fase starter menjadi 42,60±12,26% pada fase grower, dan 45,40±10,17 % pada fase layer. Jumlah eosinofil 2,40±1,71%, 2,70±0,95%, dan 1,20±0,79%. Jumlah basofil 0,20±0,53%, 0,10±0,95%, dan 0,10±1,73%. Nilai rasio heterofil/limfosit pada fase starter, grower, dan layer yaitu 0,82±0,98%, 0,79±1,15%, dan 0,9±0,95%. Hasil ini menunjukkan nilai fluktuatif pada setiap parameter dari setiap fase burung puyuh.
