Pengaruh Label dan Harga Minyak Goreng Sawit Bermerk terhadap Minat Beli dan Dampaknya pada Keputusan Pembelian di Kota Bogor
Abstract
Kebutuhan primer masyarakat sehari-hari pada umumnya salah satunya adalah minyak goreng. Minyak goreng sawit merupakan minyak yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia dimana minyak ini memiliki keunggulan yang banyak dibandingkan jenis minyak goreng lainnya dan lebih cocok dengan masakan masyarakat Indonesia. Kota Bogor merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki populasi sekitar 1 juta menurut data BPS dimana keterlibatan dalam pengolahan minyak goreng sawit disini jauh lebih tinggi terutama karena adanya banyak organisasi yang terlibat dalam industri serta memiliki unit pengolahan kelapa sawit mini. Hal ini menjadi salah satu faktor pendukung dalam peningkatan penjualan minyak goreng sawit bermerk di wilayah tersebut. Fokus dari penelitian ini untuk melihat pengaruh label dan harga produk minyak goreng sawit bermerk terhadap minat beli dan dampaknya pada keputusan pembelian konsumen yang berada di Kota Bogor. Data yang digunakan ialah data primer yang diperoleh dari hasil pengisian kuesioner oleh responden secara langsung. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan 140 responden konsumen minyak goreng sawit bermerk. Analisis data yang digunakan ialah SMART-PLS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor label dan harga memengaruhi minat beli serta berdampak kepada keputusan pembelian konsumen minyak goreng sawit bermerk di Kota Bogor secara signifikan serta berpengaruh positif yang diukur melalui uji Path Coefficient yang menunjukkan nilai P-value < 0.05, T-hitung > T-tabel (1.96) dan nilai Original Sample bersifat positif. Perusahaan diharapkan dapat menaruh perhatian detail pada label dan harga serta mempelajari kecenderungan minat dalam pembelian konsumen sehingga dapat meningkatkan penjualan produk minyak goreng sawit bermerk.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
