Infeksi Bacillus Thuringiensis berliner pada larva Heliothis armigera hubner (Lepidoptera noctuidae) dan pengaruhnya terhadap konsumsi polong kedelai
View/ Open
Date
1994Author
Trizelia
Santoso, Teguh
S. Sosromarsono
Manuwoto, Syfrida
Metadata
Show full item recordAbstract
Bacillus thuringiensis Berliner merupakan bakteri
patogen yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama
Heliothis armigera yang menyerang tanaman kedelai. Gejala
infeksi B. thuringiensis pada larva H. armigera
penting untuk diketahui. Penelitian bertujuan untuk
mempelajari (1) gejala penyakit yang timbul baik makroskopis
maupun mikroskopis pada larva H. armigera sebagai
akibat infeksi B. thuringiensis dan (2) pengaruh infeksi
B. thuringiensis terhadap konsumsi polong kedelai dan
perkembangan larva H. armigera.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengendalian
Hayati Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian
Institut Pertanian Bogor dan Laboratorium Parasitologi
dan Patologi Unggas Fakultas Kedokteran Hewan IPB, dari
bulan Januari 1993 sampai Februari 1994.
B. thuringiensis yang digunakan dalam penelitian
diisolasi dari insektisida Florbac FC, produksi Duphar
B.V. Bakteri ini diperlakukan pada H. armigera instar IV,
V dan VI. Penelitian terdiri dari empat bagian, yaitu
penentuan Lc50, gejala infeksi B. thuringiensis pada H.
armigera, konsumsi pakan H. armigera akibat perlakuan B.
thuringiensis dan biologi H. armigera yang tidak mati oleh
per lakuan B. thuringiensis.
Nilai Lc 50 B. thuringiensis terhadap larva H. armigera
instar IV, V dan VI 8 berturut-turut adalah 4.5 x 10 ,
16.0 X 108 dan 24.0 x 10 8 spora/ml. Basil penelitian
ini menunjukkan bahwa kerentanan larva terhadap B. thuringiensis
makin berkurang dengan bertambahnya umur larva.
Larva instar IV lebih peka dibandingkan dengan instar V
dan VI. ...
Collections
- MT - Agriculture [4005]
