Tanggap pertumbuhan dan hasil tiga varietas bawang putih (allium sativum L.) terhadap kadar air tanah pada tanah latosol
View/ Open
Date
1993Author
Rai, I. Nyoman
Surkati, Achmad
Sopandie, Didy
Herudjito, Dasun
Metadata
Show full item recordAbstract
Bawang putih merupakan salah satu komoditi hortikultura
yang mendapat prioritas pengembangan karena bernilai
komersial tinggi. Pembudidayaannya mengalami kendala
karena umumnya hanya cocok ditanam pada awal musim kemarau.
Pada musim ini ketersediaan air sering merupakan
faktor pembatas sehingga untuk mencegah gagalnya produksi
perlu memilih varietas yang mampu bertahan tumbuh dan berproduksi
optimal pada kondisi kekurangan air.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tanggap
pertumbuhan dan hasil tiga varietas bawang putih terhadap
perubahan taraf kadar air tanah pada tanah latosol.
Percobaan dilakukan di rumah kaca Jurusan Tanah Fakultas
Pertanian IPB, Baranangsiang, Bogor. Percobaan ini
merupakan percobaan faktorial dua faktor dengan Rancangan
Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah kadar air tanah,
terdiri dari empat taraf, yaitu : (1) 100, (2) 90,
(3) 80 dan (4) 70% kapasitas lapang. Faktor kedua adalah
varietas, terdiri dari 3 varietas, yaitu : ( 1) Varietas
Lumbu Kuning, (2) Varietas Lumbu Putih dan (3) Varietas
Lokal Sanur.
Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat interaksi
nyata antara varietas dan kadar air tanah terhadap
berat umbi kering simpan. Varietas Lumbu Putih dan Lokal
Sanur berat umbi kering simpannya nyata lebih tinggi dibandingkan
varietas Lumbu Kuning pada semua taraf kadar
air tanah. Antara Varietas Lumbu Putih dan Lokal Sanur,
berat umbi kering simpan, jumlah siung per umbi dan berat
siungnya tidak berbeda. ...
Collections
- MT - Agriculture [4005]
