Penanaman Sengon Buto (Enterolobium cyclocarpum Griseb.) di Lahan Bekas Tambang Batu Kapur Menggunakan Media Miko-Seedcookies
Abstract
Kegiatan pertambangan menghasilkan mineral dan bahan lain yang digunakan untuk
memenuhi kebutuhan manusia. Proses pengambilan bahan tambang memberikan dampak
terhadap perubahan lingkungan, antara lain: hilangnya tutupan vegetasi, perubahan bentang
lahan, dan kualitas tanah yang menurun. Salah satu contoh kegiatan tambang yaitu
pertambangan batu kapur yang digunakan untuk memproduksi semen. Pertambangan batu
kapur mengakibatkan hilangnya vegetasi yang berada di atas permukaan tanah dan juga
mengubah struktur dan tekstur tanah. Perlu adanya kegiatan reklamasi dan revegetasi untuk
memulihkan kembali kondisi lingkungan. Dalam kegiatan revegetasi dilakukan
menggunakan tanaman sengon buto (Enterolobium cyclocarpum Griseb.) dengan metode
penanaman benih langsung pada media pembawa Miko-seedcookies. Tujuan penelitian ini
yaitu mengetahui pengaruh ukuran diameter media Miko-seedcookies(MSC) terhadap daya
kecambah benih kemampuan hidup, pertumbuhan, dan kolonisasi fungi mikoriza arbuskula
(FMA) tanaman sengon buto pada lahan bekas tambang batu kapur. Penelitian dilakukan
dengan menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL)
dengan jarak tanam 2 x 1 m. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan ukuran diameter
media Miko-seedcookies memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi dan
kolonisasi FMA, pertumbuhan tinggi dan kolonisasi FMA paling tinggi pada ukuran Miko seedcookies D3 (6 cm).
Collections
- UT - Silviculture [1443]
