View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Identifikasi agen penyebab discholarasi pada kayu jati (Tectona grandis Lf)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.556Mb)
      Date
      1993
      Author
      Sunyata, Agus
      Coto, Zahrial
      Suhendang, Endang
      Adijuwana, Hendra
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Diskolorasi pada kayu jati (Tectona grandis L.f} telah lama diketahui, tetapi sampai saat ini belum seluruh permasalahan dapat ditangani. Cara mengatasi dan mencegah terjadinya diskolorasi belum dapat dikuasai sepenuhnya. Masalah diskolorisasi di Indonesia belum banyak diungkap dan diteliti (Martawijaya, 1988), sehingga informasi yang berhubungan dengan permasalahan ini masih sangat jarang. Dugaan yang berkembang sampai saat ini diskolorasi pada kayu disebabkan oleh faktor dalam kayu yaitu: zat warna, oksidasi, dan ekstraktif; dan faktor di luar kayu yaitu: temperatur, kian agen kelembaban, dan mikroorganisme. Dengan demipenyebab diskolorasi kayu dapat digolongkan menjadi dua, yaitu adanya proses oksidasi dan aktivitas organisme dalam kayu. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan mengenai diskolorasi jati yang dititikberatkan pada agen penyebab diskolorasi. Oleh karena ekstraktif kayu jati merupakan unssur alamiah yang menyebabkan jenis kayu ini tahan terhadap serangan jamur (Rudman 1961), maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: diskolorasi kayujati disebabkan oleh adanya proses oksidasi zat ekstraktif bukan oleh organisme. Penelitian ini dibagi menjadi tahap penelitian mikroskopis dan kimiawi. Tahapan mikroskopis untuk membuktikan bahwa diskolorasi tidak menyangkut aktivitas mikroorganisme. Tahapan ini dengan cara membuat sayatan pada contoh kayu yang terkena diskolorasi dan tidak, kemudian diperiksa dengan roikroskop dengan perbesaran 1000 kali. Sedangkan tahap kimiawi adalah menggunakan teknik kromatografi lapis dengan pelarut benzena+aseton (90+10) dengan dilanjutkan deteksL ketebalan spot yang muncul dengan TLC Scanner. Analisis yang digunakan untuk tahap mokroskopis adalah ujiang peluang binom, dan tahap kimiawi dengan uji nilai tengah data berpasangan. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121986
      Collections
      • MT - Forestry [1512]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository