Ultrasound Profile of Myxomatous Mitral Valve Disease on an 11-Year-Old Poodle
Abstract
Myxomatous mitral valve disease (MMVD) is a prevalent inherited mitral
valve condition. This study examines the clinical manifestation of the cardiac
condition MMVD in poodles. This study uses ultrasonography (USG) to examine
the characteristics, progression, diagnosis, and treatment of MMVD in an 11-year
old Poodle. This case study was conducted at the Veterinary Teaching Hospital,
School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, IPB University, utilizing
a Chison Ebit60 with an 8 – 12 MHz curvilinear probe. The dog was positioned in
the right parasternal recumbency position, and the long axis (RPLA) and short axis
(RPSA) views were obtained. In the evaluation and diagnosis, B-Mode, M-Mode,
and color flow Doppler (CFD) modes of ultrasonography are utilized. The dog
presented with coughing, and the physical examination revealed a grade 3–4
murmur. On the basis of B-mode cardiac monitoring, sinus arrhythmia, mitral valve
thickness, and prolapses indicate MMVD. Mitral regurgitation is indicated by a
decrease in heart rate and an increase in the left ventricle internal dimension (LVIDd)
on the M-mode. Meanwhile CFD's representation of turbulent flow confirms mitral
regurgitation results. The rise in blood pressure confirmed the presence of
hypertension. Class B2 MMVD has consequently been diagnosed in this patient. Myxomatous mitral valve disease (MMVD) adalah penyakit katup mitral
yang terjadi sebagian besar pada jenis poodle berumur tua. Tujuan dari penelitian
ini untuk menganalisis manifestasi klinis dari anjing poodle yang menderita
MMVD. Penelitian ini menggunakan ultrasonografi (USG) untuk memeriksa
karakteristik, perkembangan, diagnosis, dan pengobatan MMVD pada poodle
berusia 11 tahun. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Hewan, Sekolah
Kedokteran Hewan dan Biomedis, IPB University, dengan menggunakan Chison
Ebit60 dengan probe kurvilinear 8 - 12 MHz. Anjing diposisikan dalam kondisi
miring parasternal kanan sehingga diperoleh pandangan sumbu panjang (RPLA)
dan sumbu pendek (RPSA) dengan baik. Dalam proses evaluasi dan diagnosis
MMVD, B-Mode, M-Mode, dan color flow Doppler (CFD) telah digunakan dalam
penelitian ini. Anjing tersebut mengalami gejala klinis seperti batuk, dan dari hasil
pemeriksaan secara fisik mengungkapkan adanya murmur derajat 3-4.
Berdasarkan pemantauan jantung dengan menggunakan B-Mode, terlihat adanya
sinus aritmia, ketebalan katup mitral, dan prolaps dari katup mitral yang
menunjukkan MMVD. Gambaran dari regurgitasi katup mitral ditunjukkan dengan
adanya penurunan laju jantung dan peningkatan dimensi internal ventrikel kiri
(LVIDd) pada M-Mode. Lebih lanjut, representasi aliran turbulensi pada CFD
mengkonfirmasi hasil regurgitasi katup mitral tersebut. Peningkatan tekanan
darah mengkonfirmasi adanya hipertensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa MMVD tipe B2 telah terdiagnosia pada pasien ini.
