Ketahanan Daya Aktif Biologis Imunoglobulin-Y Spesifik Influenza dan Covid-19 yang Disisipkan dalam Handcream
Date
2023-07-13Author
Machmuddin, Salsabila Kalsum
Poetri, Okti Nadia
Maheshwari, Hera
Metadata
Show full item recordAbstract
Pemanfaatan imunoglobulin (Ig) Y spesifik dalam sediaan kosmetik merupakan salah satu upaya pencegahan infeksi virus yang dapat dikembangkan. Penelitian ini mempelajari ketahanan aktivitas biologis IgY spesifik influenza dan COVID-19 dalam handcream sebagai pencegahan infeksi virus. Konsentrasi IgY yang digunakan adalah 0,1% dan 0,25%, dengan tiga perlakuan: kontrol (K), handcream dengan 0,1% IgY (P1), dan handcream dengan 0,25% IgY (P2). Produk disimpan pada suhu ruang selama 5 minggu dan dilakukan duplo. Pengamatan organoleptik dilakukan dengan melihat perubahan aroma, warna, dan konsistensi. Peneliatian ini mengevaluasi aktivitas IgY dalam handcream menggunakan ELISA dan uji netralisasi. Pengamatan organoleptik menunjukkan tidak ada perubahan pada K dan P1, tetapi terjadi perubahan aroma pada P2 mulai minggu ke-2 dan perubahan konsistensi pada minggu ke-5. Hasil uji ELISA terhadap influenza A, influenza B, dan SARS-CoV-2 sebagian besar menunjukkan hasil negatif atau dubius pada kedua perlakuan, sementara uji netralisasi menunjukkan penghambatan pada sampel P1 sepanjang 5 minggu pengamatan dan pada minggu pertama untuk P2. Meskipun stabilitas IgY belum optimal pada suhu ruang, uji netralisasi menunjukkan potensi IgY spesifik sebagai bahan aktif antiviral dalam kosmetik. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan stabilitas dan efektivitasnya. The utilization of specific immunoglobulin (Ig)Y in cosmetic preparations is one of the efforts to prevent viral infections that can be developed. This research studies the durability of influenza-specific IgY and COVID-19 in handcream for preventing viral infections. The IgY concentrations used were 0.1% and 0.25%, with three treatments: control (K), handcream with 0.1% IgY (P1), handcream with 0.25% IgY (P2), and all done in duplicates. Organoleptic observations were made by looking at changes in aroma, color, and consistency. The study evaluated IgY activity in the handcream using ELISA and neutralization test. After 5 weeks of storage at room temperature, organoleptic observations showed no change in K and P1, but aroma changes were noted in P2 from week 2 and consistency from week 5. ELISA test results against influenza A, influenza B, and SARS-CoV-2 mostly showed negative or dubious results in both treatments. The neutralization test showed inhibition in P1 throughout the 5 weeks and in the first week for P2. Although IgY stability at room temperature is suboptimal, it holds potential as an antiviral ingredient in cosmetics. Further research is needed to optimize its stability and effectiveness.
