Produktivitas Dan Daya Dukung Lahan Bergambut Di Unit Pemukiman Transmigrasi Rasau Jaya-Rasau Ambawang Kabupaten Pontianak Kalimantan Barat
View/ Open
Date
1989Author
Yusra, Abdul Hamid A.
Soerianegara, Ishemat
Koswara, Jajah
Rumawas, Fred
Metadata
Show full item recordAbstract
Daerah penelitian ini terletak di sebelah Tenggara Kota Pontianak yang meliputi 14 Satuan Pemukiman Transmigrasi dan tervakup dalam satu Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertanian Rasau Jaya-Rasau Ambawang.
Penelitian ini bertujuan mengetahui besar daya dukung lahan bergambut berdasarkan lamanya sudah dikelola dan fak- tor-faktor dominan yang mempengaruhi produktivitas lahan di daerah transmigrasi bersangkutan. tersebut telah dilakukan penelitian Untuk mencapai tujuan selama lima bulan (April-Agustus 1988). Data primer diperoleh melalui wawan- cara dengan petani pemilik lahan usahatani I contoh yang ditentukan dengan metode pengambilan contoh acak berlapis ( stratified random sampling).
Hasil perhitungan memperlihatkan bahwa besar daya du- kung lahan semakin kecil dengan lamanya sudah transmigran dimukimkan di lokasi pemukiman. Besar daya dukung lahan usahatani I (daya dukung lahan murni = DDLM) masing-masing masa mukim adalah 10.12 orang/ha (1-5 tahun), 7.85 orang/ha (6-10 tahun) dan 5.89 orang/ha (11-15 tahun).
Analisis ragam memperlihatkan bahwa keragaman masa mukim transmigran, jarak lahan usahatani I ke saluran se- kunder dan ketebalan gambut awal berpengaruh nyata terhadap daya dukung lahan. Rata-rata besar DDLM yang berjarak ku- rang 800 m dari saluran sekunder = 8.58 orang/ha, sedangkan yang berjarak lebih dari 800 m = 6.86 orang/ha. Besar masing-masing DDLM dengan ketebalan gambut awal kurang dari 50 cm = 8.14 orang/ha, 50-100 cm = 8.48 orang/ha dan lebih dari 100 cm = 6.53 orang/ha…dst
