View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Infektivitas dan efektivitas beberapa galur Rhizobium sp pada Calopogonium caeruleum Hemsl

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.861Mb)
      Date
      1992
      Author
      Ciptadi, Gunawan
      Dardak, Abu
      Rumawas, Fred
      Alwi Nong; Hanafiah, Asmarlaili S.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan infektivitas dan efektivitas delapan galur Rhizobium pada C. caeruleum pada perbedaan perlakuan pH media tumbuh, temperatur, dan konsentrasi Al dalam media tumbuh. Untuk mencapai tujuan penelitian dan memperhatikan kriteria infektivitas dan efektivitas, telah dilakukan empat percobaan yaitu (1) pengaruh pH larutan hara terhadap infektivitas dan efektivitas beberapa galur Rhizobium pada C. caeruleum, pembuatan kurva kerapatan populasi Rhizobium, PH media tumbuh dan (2) (3) pengaruh temperatur terhadap kerapatan populasi beberapa galur Rhizobium, dan media tumbuh terhadap kerapatan. (4) pengaruh konsentrasi Al dalam populasi beberapa galur Rhizobium. Percobaan pertama dilaksanakan selama 70 hari bertempat di rumah kaca menggunakan media pasir steril. Percobaan kedua, ketiga, dan keempat masing-masing dilaksanakan selama 9 hari di Laboratorium. Galur-galur Rhizobium yang digunakan diberi kode R1, R2, R3, R4, R5, R6, R7, dan R8. Taraf pH media tumbuh adalah 4.5 dan 6.0. Taraf temperatur adalah 28°C, 34°C, dan 40°C. Sedangkan taraf konsentrasi Al adalah 0, 20, 40 dan 80 uM. Pengamatan dilakukan terhadap morfologi sel dan koloni Rhizobium, rapat optik dan kerapatan populasi Rhizobium, perubahan PH media tumbuh, komponen pertumbuhan tanaman, komponen pembintilan, dan komponen penambatan N. Pengambilan contoh tanaman dilakukan pada 10, 25, 40, 55, dan 70 hari setelah inokulasi (HSI). Sebagai tolok ukur utama yang digunakan untuk infektivitas adalah banyak bintil akar dan untuk efektivitas adalah bobot N total daun. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121508
      Collections
      • MT - Agriculture [4005]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository