Pengembangan Modul Back-End Aplikasi Sistem Enterprise Hortikultura Tingkat Petani dan Kabupaten Menggunakan Metode Prototyping
Abstract
Cabai merah, bawang merah, dan bawang putih termasuk kedalam komoditas
yang berperan besar dalam inflasi di Indonesia. Distribusi cabai merah, bawang merah,
dan bawang putih di Indonesia masih perlu dikembangkan karena proses pendataan saat
ini masih dilakukan secara manual menggunakan blangko. Proses tersebut dinilai rumit
dan memungkinkan terjadinya kesalahan. Sistem enterprise untuk cabai merah sudah
dikembangkan, namun belum dilengkapi dengan statistik deskriptif untuk tingkat
kabupaten. Oleh sebab itu, diperlukan suatu sistem enterprise yang dapat mendata
distribusi komoditas tersebut dan dapat memberikan laporan untuk petugas BPS. Pada
penelitian ini, sistem enterprise cabai yang sudah ada akan ditambah dengan komoditas
bawang merah dan bawang putih serta akan dibuat fitur statistik deskriptif, penambahan
modal, penambahan jenis pupuk, dan ekspor blangko. Pengembangan sistem enterprise
dilakukan dengan metode prototyping dengan berfokus pada pengembangan back-end.
Hasil dari penelitian berupa enam endpoint API baru yang terdiri dari endpoint tambah
modal, edit modal, get modal, delete modal, ekspor blangko, dan statistik. Sebagai
kesimpulan, service back- end yang sudah dibuat dapat diakses secara publik dan telah
dilakukan pengujian dengan menggunakan integration testing yang terdiri dari 27 kasus
uji dan mendapatkan waktu respon total 3,454 detik. Untuk penelitian selanjutnya
diharapkan dapat melakukan pengujian pada pengguna langsung supaya umpan balik
lebih akurat.
Collections
- UT - Computer Science [2482]
