View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Gambaran Patologi Berbagai Rute Infeksi Pasteurella Multocida Pada Itik Alabio

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.601Mb)
      Date
      1996
      Author
      Winarsih, Wiwin
      Winarsih, Wiwin
      Huminto, Harnomoadi
      Huminto, Harnomoadi
      Lay, Bibiana W.
      Ramdani
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui gambaran berbagai rute infeksi Pasteurella multocida pada itik Alabio yang meliputi perubahan pada gambaran darah dan perubahan makroskopi dan mikroskopi beberapa organ tubuh pada beberapa periode tertentu setelah infeksi. Seratus ekor itik Alabio betina dibagi secara menjadi 4 kelompok masing-masing terdiri atas 25 acak ekor, yaitu kontrol (K), intravena (IV), intramuskular (IM) dan intratrakhea (IT). Infeksi dilakukan pada saat itik berumur 5 minggu dengan isolat lapang yang berasal dari kasus kolera pada itik. Pengamatan dilakukan pada kurun waktu 1, 3, 6, 12 dan 24 jam setelah infeksi (SI). Infeksi P. multocida pada itik ternyata menimbulkan perubahan pada gambaran darah yaitu meningkatkan jumlah sel lekosit, nilai imbangan heterofil-limfosit dan persen- tase heterofil darah perifer. Sebaliknya jumlah eritrosit dan persentase limfosit dan monosit menurun. Sedang kadar hematokrit dan hemoglobin menunjukkan penurunan yang tidak nyata. Pada kelompok IV perubahan gambaran darah mulai terjadi pada 1 jam setelah infeksi (SI). Perubahan yang sama pada kelompok IM mulai terjadi pada 3 jam SI, sedang pada kelompok IT mulai pada 6 jam SI. Kelompok IV, IM dan IT menunjukkan gejala septikemi. Pada kelompok IV septikemi mulai teramati pada 1 jam SI, sedang pada kelompok IM dan IT mulai pada 3 jam SI. Sep- tikemi semakin parah sejalan dengan lamanya masa infeksi. Pada kelompok IM dan IT terjadi infeksi lokal pada tempat inokulasi yaitu pada kelompok IM terjadi pendarahan dan nekrosis otot paha; pada kelompok IT terjadi hiperemi pada trakhea. Sedang pada kelompok IV dan kontrol tidak terjadi infeksi lokal…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121322
      Collections
      • MT - Veterinary Science [974]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository