Karakter Fisiologi Pertumbuhan Pembeda Tingkat Toleransi Beberapa Klon Ubi Jalar (Ipomoea Batatas (L) Lam.) Terhadap Salinitas
View/ Open
Date
1996Author
Umboh, Andry Harits
Yahya, Sudirman
Sopandie, Didy
Hartana, Alex
Metadata
Show full item recordAbstract
Berbagai usaha perlu dilakukan untuk meminimalkan masalah salinitas. Salah satu usaha yang perlu dilakukan adalah mengembangkan tanaman-tanaman yang toleran terhadap garam dengan terlebih dahulu mengamati dan memahami respon berbagai karakter fisiologi tanaman terhadap cekaman garam. Salah satu tanaman budidaya yang perlu mendapatkan perhatian untuk dikembangkan pada lahan-lahan salin adalah ubi jalar. Walaupun telah diketahui bahwa terdapat perbedaan toleransi antar dua spesies Ipomoea, namun perlu dilihat bagaimana respon klon-klon ubi jalar terhadap salinitas karena pada tingkat klon belum terdapat informasi cukup tentang variasi tanggapan fisiologi petumbuhan dan tingkat toleransi ubi jalar terhadap cekaman salinitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh salinitas terhadap karakter fisiologi pertumbuhan ubi jalar yang dapat digunakan sebagai pembeda tingkat toleransi klon-klon ubi jalar terhadap cekaman salinitas.
"Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca milik SEAMEO-BIOTROP Tajur Bogor, mulai bulan Mei sampai Desember 1995. Penelitian laboratorium untuk analisis kadar klorofil dan unsur hara dilaksanakan di Laboratorium Kimia SEAMEO-BIOTROP. dan analisis potensial osmotik daun dilaksanakan di Laboratorium Biologi Molekuler dan Seluler PAU-BIOTEKNOLOGI IPB.
Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap percobaan, di mana Percobaan I untuk menentukan kisaran tingkat salinitas yang sesuai untuk uji toleransi klon-klon ubi jalar terhadap salinitas. Pada Percobaan I ini digunakan 7 klon ubi jalar yakni: SA-4…dst
Collections
- MT - Agriculture [4005]
