Perubahan kualitas air limbah pabrik kelapa sawit selama proses pengolahan dalam kolam pengendali
View/ Open
Date
1992Author
Sinaga, Lisbeth
Soeratmo, F. Cunarnan
H. Marpaung
Naibaho, Ponten M.
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian dilakukan di Kolam Pengendalian Air Limbah Paberik Kelapa Sawit PT Perkebunan II Sawit Seberang Kabupaten Langkat Sumatera Utara dan analisis kimia dila- kukan di Laboratorium LPP Medan sejak Percobaan Pendahu- luan (Februari s.d. April 1991) sampai Penelitian bulan Juli s.d. Desember 1991. pada
Tujuan dari penelitian ini adalah perobahan kualitas air limbah (BOD, untuk mengetahui COD, Total Solid, Suspended Solid, N-NH3, N-Total, pH, Oil & Grease) selama pengolahan. Tingkat perobahan ini, digunakan sebagi dasar desain kolam pengendali untuk dapat mengatur kualitas out- let air limbah agar sesuai dengan Baku Mutu Industri Kelapa Sawit yang ditetapkan oleh KEP-MEN No. 03/MEN-KLH/1991. Limbah Menteri Cair KLH
Dalam penelitian ini digunakan Rancangan Acak Kelom- pok (RAK) Faktorial dengan dua faktor, masing-masing faktor A (Retention Time) 5 level (0, 20, 25, 30, 35 hari bagi kolam Anaerob dan kolam Fakultatif, 0, 15, 20, 25, 30 hari bagi kolam Aerob dan kolam Sedimentasi) dan faktor B (Kedalaman Kolam) 4 level ( 0, 150, 250, 350 Cm bagi kolam Anaerob dan kolam Fakultatif, 0, 100, 200, 300 Cm bagi kolam Aerob dan kolam Sedimentasi), dengan 2 ulangan.
Hasil penelitian menunjukkan :
Pertama. Terdapat perubahan kualitas air limbah PKS ap kolam (Kolam Anaerob, Kolam Fakultatif, Kolam an dise- Aerob Kolam Sedimentasi) selama proses pengolahan berlang- ang dengan laju penurunan sebagai berikut :
adar BOD5 air limbah di kolam anaerob setelah mengalami penahanan selama 35 hari terjadi penurunan dari 18.110,00 menjadi 1.635,00 mg/1, kemudian menurun menjadi 532,50 mg/1 setelah penahanan 35 hari di kolam fakultatif. Penahanan 30 hari di kolam aerob, menurun menjadi 524,50 #g/ kemudian dengan penahanan 30 hari di kolam sedimenta- si nenurun menjadi 355,00 mg/1.
Kadar COD air limbah di kolam anaerob setelah mengalami penahanan selama 35 hari terjadi penurunan dari ng/ menjadi 2.707,00 mg/1, kemudian menurun 1.375,50 mg/1 setelah penahanan 35 hari di kolam if. Penahanan 30 hari di kolam aerob, menurun 55.00 mg/1 kemudian dengan penahanan 30 hari sedimentasi menurun menjadi 616,50 mg/1. 45.370,00 menjadi fakulta- menjadi kolam di
Kadar Suspended Solid air limbah di kolam anaerob mengalami penahanan selama 35 hari terjadi penurunan 13.884,55 Menjadi mg/1 menjadi 1.497,26 mg/1, kemudian 1.257,99 mg/1 setelah penahanan 35 hari di fakultatif.. Penahanan 30 hari di kolam aerob, setelah dari menurun kolam menurun enjadi 1.644,20 mg/1 kemudian dengan penahanan 30 hari di com sedimentasi menurun menjadi 366,96 mg/1.
