Pembagian pendapatan dalam usahatani padi di daerah irigasi Rentang Kabupaten Indramayu Jawa Barat
View/ Open
Date
1983Author
Kalo, Husni Thamrin
Sinaga, Rudolf S.;
Soejono, Irlan;
Pasandaran, Effendi;
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui struktur pembagian pendapatan di daerah yang berbeda
kondisi irigasinya. Data penelitian bersumber dari survey Benefit Monitoring Study (BMS) tahap II musim hujan (MH) 1977/78 dan musim kemarau (MK) 1978 yang dikerjakan oleh Survey Agro Ekonomi
(SAE) pada tahun 1979.
Analisa data dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu pendekatan accounting dan pendekatan fungsi
produksi. Alasan penggunaan kedua pendekatan ini adalah untuk mengetahui apakah pembagian pendapatan diantara faktor produksi (tanah, tenaga kerja dan manajemen atau operator's residual) sesuai dengan peranan atau kontribusi faktor produksi tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi padi per hektar yang dicapai pada daerah yang terjamin
irigasinya untuk musim hujan adalah 36 - 178% di atas produksi yang dicapai pada daerah yang tidak terjamin irigasinya, dan mencapai 23 - 63% untuk musim kemarau. Kenaikan produksi tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan penggunaan input (terutama pupuk) dan sebagian juga karena penggunaan tenaga kerja pra panen.
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
