Pengaruh pregnant mare serum gonadotrophin terhadap kebuntingan dan jumlah anak kambing jawarandu yang berahinya diserentakan dengan progesteron
View/ Open
Date
1992Author
Sutiyono, Barep
Partodihardjo, Soebadi
Martojo, Harimurti
Prawiradisastra, Sunarya
Metadata
Show full item recordAbstract
Kambing Jawarandu adalah kambing Indonesia, yang
berpotensi besar untuk dikembangkan di daerah pedesaan
karena bersifat dwi-guna (produksi daging dan air susu}.
Pemeliharaannya mudah dan modal yang digunakan relatif
sedikit. Disamping itu sumbangan kambing Jawarandu dapat
membantu mencukupi kebutuhan protein hewani kita, terciptanya lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan
peternak.
petani
Menurut Sabrani dkk. (1982) kambing yang persentase
darah Etawahnya makin tinggi, jumlah anak perkelahiran rendah
dan lambat menjadi dewasa. Sedang Setiadi dan Sitorus (1986)
mengatakan bahwa kambing Jawarandu mempunyai jumlah anak perkelahiran
lebih rendah dibanding kambing kacang.
Rendahnya jumlah anak yang dilahirkan, bukan hanya disebabkan
oleh sedikitnya Jumlah kelahiran, tetapi Juga
d sebabkan oleh kegagalan pembuahan, kematian embrio baik
sebelum maupun sesudah dilahirk:an ( Singh at a.l 1986) .
meningkatkan Jumlah kelahiran dapat digunakan Pregnant
Collections
- MT - Veterinary Science [974]
