View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Penyuntikan Pregnant Mare Serum Gonadotropin (PMSG) Terhadap Kelahiran Kembar Pada Kambing Peranakan Ettawah

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.512Mb)
      Date
      1996
      Author
      Rasna, Ni Made Artiningsih
      Purwantara, Bambang
      Achjadi, R. Kurnia
      Sutama, I Ketut
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengeta- hui dosis optimal PMSG yang dapat diberikan pada kambing dara Peranakan Ettawah sehingga dihasilkan anak kembar pada kelahiran pertama. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui respons ovarium terhadap induksi ovulasi melalui penyuntikan PMSG serta mempelajari fenomena biologis antara angka ovulasi, jumlah fetus pada umur kebun- tingan sekitar dua bulan dan kelahiran. Duapuluh ekor 2.25 kg dan 5 kambing dara dengan berat 20.09 ± ekor kambing jantan dewasa Peranakan Ettawah (PE) digunakan dalam penelitian ini. Rancangan penelitian adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan (To, T1, T2, dan T3) dan 5 ulangan. Dosis penyuntikan PMSG 10 IU/kg bb (T1), dosis 15 IU/kg bb (T2), dan 20 IU/kg bb (T3). Sebagai kontrol adalah To, hanya disuntik dengan bahan pelarut PMSG. Penyerentakan berahi dengan progestagen intra vagina spons (RepromapR, Upjohn) yang mengandung 60 mg medroxy- progesterone acetate. Hormon PMSG (FolligonR, Intervet) masing-masing dosis disuntikkan 24 jam sebelum spons. Deteksi berahi mulai pencabutan spons dan diulang terlihat gejala berahi. pencabutan dilakukan 13 jam setelah setiap 4 jam sampai tidak Deteksi berahi dilakukan dengan menggunakan pejantan yang dilengkapi dengan apron untuk mencegah kopulasi. Angka ovulasi ditentukan dengan teknik endoskopi yang dilakukan sekitar hari ke 3 - 5 onset berahi. setelah Dua bulan setelah kawin dilakukan pemerik- saan kebuntingan dengan teknik ultrasonografi. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis ragam. Pengujian beda diantara perlakuan dilakukan dengan uji Duncan's Multiple Range Test (Steel dan Torrie, 1991)…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120370
      Collections
      • MT - Veterinary Science [974]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository