Pengaruh Cara dan Waktu Pemberian Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.).
View/ Open
Date
1992Author
Tito
Ismal, Gazali
Hakim, Nurhajati
Surkati, Ahmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Peneltian ini dilatarbelakangi oleh produksi bawang
merah Indonesia belum dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri,
sehingga masih memerlukan imper. Produks i rata- rat a
per hektar di Sumatera Barat maupun secara nasional masih
rendah, perbedaannya relatif besar jika dibandingkan dengan
potensi produksi varietas unggul yang sudah dilepas
ke masyarakat. Karena itu, produksi masih mungkin ditingkatkan,
baik melalui pendekatan intensifikasi maupun pendekatan
ekstensifikasi. Dengan penelitian ini diharapkan
peningkatan produksi bawang merah, baik melalui pendekatan
intensifikasi maupun ekstensifikasi secara serentak
dapat dilakukan di Sumatera Barat.
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan cara dan waktu
pemberian pupuk NPK yang tepat dalam upaya meningkatkan
pertumbuhan dan produksi bawang merah. Kemudian untuk
mengetahui ada tidaknya interaksi antara cara dan waktu
pemberian pupuk NPK dalam meningkatkan pertumbuhan dan
produksi bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan faktorial
3 x 3 yang ditempatkan secara acak kelompok dengan
tiga ulangan. Faktor pertama adalah cara pemberian pupuk
NPK yang terdiri atas tiga taraf, yaitu: pupuk diletakkan
pada permukaan tanah 5 cm dari tanaman tanpa ditutup
dengan tan ah, pupuk di 1 etakkan da 1 am 1 ubang tug a 1 5 cm
dari tanaman dan ditutup dengan tanah, dan pupuk diletakkan
dalam alur melingkar tanaman dengan jari-jari 5 cm
dan dalam 3 cm kemudian ditutup dengan tanh. Faktor kedua
ada 1 ah waktu pemberi an pupuk NPK, terd i r i atas ti ga
taraf, yaitu: pupuk diberikan bersamaan dengan waktu tanam,
satu minggu, dan dua minggu sesudah tanam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pemberian
pupuk ti dak men i ngkatkan produks i secara nyata, tetapi
hasil tertinggi diperoleh pada cara penempatan pupuk dalam
alur melingkar tanaman kemudian ditutup dengan tanah,
dengan produksi 15.52 - 15.86 ton per hektar. Waktu pemberian
pupuk tidak meningkatkan produksi secara nyata,
tetapi atas pertimbangan teknis dan pemakaian tenaga kerja,
maka waktu pemberian pupuk bersamaan dengan waktu tanam
lebih baik daripada waktu satu dan dua minggu sesudah
tanam. Interaksi antara cara dan waktu pemberian pupuk
NPK dalam memperoleh pertumbuhan dan produksi bawang merah
tidak terl ihat secara nyata, tetapi hasi 1 tertinggi
diperoleh dari hasil kombinasi perlakuan yang terbaik,
yaitu cara pemberian pupuk dalam alur melingkar tanaman
yang diberikan bersamaan dengan waktu tanam.
Collections
- MT - Agriculture [4004]
