View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Penggunaan Energi Selama Perkecambahan Benih Kasus Benih Jagung dan Kedelai

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.530Mb)
      Date
      1992
      Author
      Widajati, Eny
      Sadjad, Sjamsoe'oed
      Soetisna, Usep
      Adijuwana, Hendra
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan utama untuk mengetahui konsumsi energi selama perkecambahan benih dengan cara melacak aktivitas beberapa enzim, perombakan cadangan makanan dan translokasi hasil perombakan cadangan makanan ke jaringan tumbuh selama perkecambahan benih. Selain itu penelitian ini bertujuan pula untuk menunjang "baseline research" persiapan penelitian perkecambahan benih jagung dan kedelai di ruang angkasa (Inspex IV NASA-Indonesia) mengenai penggunaan energi dalam benih dalam kondisi mikrogravitasi. Benih yang digunakan adalah benih jagung varietas Kalingga dan benih kedelai varietas Orba. Penelitian ini terdiri dari tiga seri penelitian. Penelitian I, untuk mengetahui konsumsi energi pada benih yang tumbuh pada kondisi tekanan osmotik tinggi. Penelitian II, untuk mengetahui konsumsi energi pada ragam viabilitas benih, sedangkan penelitian III untuk mengetahui konsumsi energi pada suhu konstan 30° c. Ketiga penelitian di atas menggunakan rancangan acak lengkap. Tolok ukur yang diamati adalah bobot kering kecambah, lignin, aktivitas enzim amilase dan peroksidase, kandungan asam fitat, protein dan glukosa serta jumlah air yang diserap benih selama perkecambahan. Benih yang berviabilitas rendah kurang mampu dalam memanfaatkan energi, tercermin dari pembentukan bobot kering yang lebih rendah dibanding benih berviabilitas tinggi. Pada benih yang ditumbuhkan pada kondisi tekanan osmotik tinggi pembentukan bobot keringnya rendah Sedangkan antara benih yang ditumbuhkan pada suhu kenstan 3o 0c dan suhu kamar (27-31 °c) tidak menunjukkan perbedaan. Pembentukan lignin benih berviabilitas tinggi lebih cepat dibanding benih berviabilitas rendah. Pada benih yang ditumbuhkan pada kondisi tekanan osmotik tinggi pembentukan ligninnya lambat. Antara bobot kering dan pembentukan lignin terdapat korelasi yang positif. dst ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120357
      Collections
      • MT - Agriculture [4005]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository