View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan sistem distribusi hortikultura

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (27.22Mb)
      Date
      2004
      Author
      Husrifnah
      Bantacut, Tajuddin
      Sutrisno
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan struktur pengembangan sistem distribusi hortikultura, (2) merancang jaringan sistem distribusi hortikultura yang efisien dan (3) menentukan kelayakan pendirian pusat distribusi hortikultura. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam pengembangan sistem distribusi hortikultura adalah Expert Surlvey, yaitu melakukan wawancara mendalam (indepht interview) dengan ahli (pakar). Ahli yang dipilih berasal dari akademisi, birokrat dan praktisi. Data sekunder diperoleh melalui instansi terkait dan publikasi dari lembaga-Iembaga yang relevan dengan penelitian ini. Metode dan tahapan pengembangan sistem distribusi hortikultura meliputi: (1) analisis struktur pengembangan sistem distribusi hortikultura menggunakan metode Interpretative Structural Modelling (ISM), (2) analisis perancangan jaringan sistem distribusi hortikultura dengan metode Multi Expert Multi Criteria Decision Making (ME-MCDM), (3) analisis penentuan lokasi pendirian pusat distribusi hortikultura (PDH) dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan (4) perkiraan kelayakan pendirian PDH dengan tolok ukur aspek finansial meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net BIC Ratio dan Payback Period. Berdasarkan metode ISM, elemen kunci yang pertu mendapat perhatian dalam pengembangan sistem distribusi hortikultura adalah pemasaran yang terjamin, peningkatan pendapatan petani, sarana dan prasarana, permodalan dan fasilitas pinjaman. Kelembagaan yang sangat diharapkan berperan adalah kelompok tani, perantara (pemborong, pedagang, pengumpul), koperasi, perusahaan agroindustri, jasa transportasi dan lembaga keuangan. Perancangan jaringan sistem distribusi hortikultura dengan metode ME-MCDM, menunjukkan bahwa kelompok tani sebagai pusat jaringan distr.busi merupakan alternatif jaringan sistem distribusi yang prospektif dikembangkan. Analisis penentuan lokasi PDH dengan metode AHP menunjukkan bahwa lokasi yang paling potensial untuk pendirian PDH di Kabupaten Bogor adalah Kecamatan Ciawi. Kriteria utama yang memberikan keunggulan yaitu kemudahan akses ke lokasi pasar, kemudahan akses ke sentra produksi dan ketersediaan sarana pendukung (air, listrik, transportasi dan telekomunikasi). Perkiraan kelayakan finansial pendirian PDH, menunjukkan bahwainvestasi ini layak dilaksanakan dengan nilai NPV dan IRR sebesar Rp.2.033.899.368 dan 25,09 persen dengan priode waktu pengembalian modal selama 4,44 tahun serta Net B/C sebesar 1,15. Perkiraan kelayakan untuk penurunan harga sewa sebesar 10 persen (kondisi I) dan penurunan harga retribusi sebesar 10 persen (kondisi II), menunjukkan kelayakan investasi, sedangkan kombinasi keduanya yaitu penurunan harga sewa dan retribusi sebesar 10 persen (kondisi III), diperoleh hasil bahwa investasi tidak layak dilaksanakan. Dari hasil penelitian ini dapat direkomendasikan kepada pihak yang terkait dalam pengembangan sistem distribusi hortikultura di Kabupaten Bogor, seyogianya mendirikan PDH di Kecamatan Ciawi. Kemudian merancang Peraturan Daerah tentang retribusi komoditi khusus, seperti komoditi hortikultura sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.
       
      The objectives of this research are to: (1) detennine the development structure of horticulture disbibution system, (2) design the network of horticulture distribution system that is efficient and (3) detennine the feasibility of horticulture distribution center. The method used in the data collection was Expert Survey through indepth interview with experts, induding scientists, government officials and others that involved in the distribution of horticultural products. The selected experts come from academician, birocrate and practician. Secondary data were obtained from institutions involved {government or private) and publications of relevant institutions by this research. The methods and development steps of the system includes: (1) analysis of development structure for horticultural distribution system, using Interpretative Structural Modelling Method {ISM), {2) analysis of network design for horticultural distribution system, using Multi Expert Multi Criteria Decision Making (ME-MCDM), (3) analysis for sites determination of horticultural distribution center, using Analitycal Hierarchy Process (AHP), and {4) analysis of feasibility (financial aspect) of horticultural distribution center, which consists of: Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net B/C ratio and Payback Period. ISM analysis result, showed that the key factors in developing a horticultural distribution centers are market security, tanner's income enhancement, infrastructure, capital and loan facilities. Functional institutions expected such as fann group, middle agents {contractors. traders and collectors), cooperation, agroindustries, transportation service and financial institutions. The findings that applied to Kabupaten Bopor for veryfying the established approach. The -result of the ME-MCDM analysis indicates that a horticultural distribution system with farmers groups as the center of distribution, is a prospective alternative network. AHP method analysis shows that Kecamatan Ciawi is a potential site for establishing the distribution center in Kabupaten Bogor. The main criteria of which that is advantageous, are easy access to market location and production center, and the availability of supporting facilities (electricity, water, transportation and telecommunication).
       
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120256
      Collections
      • MT - Agriculture Technology [2430]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository