Kajian aktivitas antioksidan dari biji atung (Parinarium glaberrimum Hassk.)
View/ Open
Date
2001Author
Sarastani, Dewi
Soekarto, Soewarno
Muchtadi, Tien R
Fardiaz, Dedi
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah pertama mengetahui aktivitas antioksidan dari eksrtrak biji buah atung. Kemudian mencari komponen aktif dari biji buah atung yang bekerja sebagai antioksidan, dan terakhir melakukan aplikasi ekstrak biji atung untuk pengawetan minyak kelapa.
Penelitian diawali dengan mengekstraksi serbuk biji buah atung secara ekstraksi bertingkat dan tunggal. Ekstraksi bertingkat dilakukan dengan mengekstraksi serbuk biji atung dengan pelarut non polar heksan secara metode soxhlet, kemudian ampas diekstraksi kembali dengan pelarut polar etanol secara refluks. Ekstraksi tunggal dilakukan dengan cara mengekstraksi langsung serbuk biji atung dengan pelarut polar etanol secara metode Hammerschmidt dan Pratt (1978). Dari hasil ekstraksi diperoleh 3 macam ekstrak, yaitu Ekstrak Heksan (E-H), Ekstrak Heksan Etanol (E-HE), dan Ekstrak Etanol (E-E).
Ketiga jenis ekstrak biji atung selanjutnya diuji aktivitas antioksidannya dengan metode sistem emulsi ẞ-karoten-linoleat dengan modifikasi (Hammerschmidt dan Pratt, 1978; Lee et al., 1995). Dari uji ini diperoleh hasil bahwa ekstrak biji atung E-HE memiliki aktivitas antioksidan tertinggi, yaitu 1,7 kali aktivitas antioksidan sintetik Butil Hidroksi Toluen (BHT). Ekstrak biji atung E-H memiliki tingkat aktivitas antioksidan 1,5 kali aktivitas BHT, dan ekstrak E-E memiliki tingkat aktivitas 1,4 kali aktivitas BHT, dst
