View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Viabilitas dan Kemampuan Fungi Multifungsi Pelarut P dan K (Aspergillus costaricaencis) M

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.106Mb)
      Fulltext (1.231Mb)
      Date
      2023
      Author
      Ardiyanto, Iik
      Widyastuti, Rahayu
      Hazra, Fahrizal
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Permasalahan yang terjadi pada sektor pertanian yaitu kawasan budidaya pertanian di Indonesia telah mengalami kerusakan lahan karena penggunaan pupuk anorganik yang berlebih dan sebagian besar jenis tanah di Indonesia memiliki ketersediaan unsur hara Fosfat (P) dan Kalium (K) yang rendah karena dijerap oleh unsur logam seperti Ca, Al, dan Fe. Mikrob berperan dalam mempercepat dan aktivator dalam pelapukan mineral alam, salah satunya penggunaan fungi Aspergillus costaricaencis mutan multifungsi. Aspergillus costaricaencis mutan multifungsi memiliki lebih dari satu kemampuan yaitu mampu melarutkan P dan K. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji viabilitas fungi Aspergillus costaricaencis mutan yang diinkubasi dalam bahan pembawa kompos dan zeolit dan mengkaji kemampuan fungi tersebut dalam melarutkan P dan K yang disimpan pada suhu 32oC dan 4oC. Uji viabilitas fungi Aspergillus costaricaencis mutan multifungsi dilakukan pada bahan pembawa kompos dan zeolit yang diinkubasi selama 10 minggu. Kelarutan P dan K dilakukan dengan dua cara yaitu secara kuantitatif dan kualitatif pada media Pikovskaya dan Alexandrov. Hasil penelitian menunjukkan viabilitas fungi Aspergillus costaricaencis mutan pelarut P dan K pada bahan kompos cenderung lebih tinggi dibandingkan pada zeolit baik pada suhu 32oC maupun 4 oC. Hasil penelitian menunjukkan bahan pembawa dan suhu dapat mempengaruhi viabilitas Aspergillus costaricaencis mutan pelarut P dan K. Kelarutan P dan K pada bahan pembawa kompos dan zeolit menunjukkan hasil yang berbeda nyata. Kelarutan P pada zeolit memiliki hasil yang cenderung lebih tinggi dibandingkan kompos. Kelarutan K pada kompos memiliki kelarutan K cenderung lebih tinggi dibandingkan zeolit.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120157
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository