Keragaan Usahatani Terpadu Di Lahan Kering Marginal Dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Ekonomi
View/ Open
Date
1996Author
Noor, Nila Rizal
Abidin, Achmad Sukarti
Suratmo, F. G;Mudikjo
Kooswardhono
Metadata
Show full item recordAbstract
Untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui ningkatan produktivitas yang mengakibatkan meningkatnya pendapatan petani, pemanfaatan sumberdaya alam harus diop- timalkan dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Lahan kering marginal yang merupakan lahan bermasalah bagi usahatani, berpotensi untuk menjadi lahan produktif, yang dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan manusia melalui usaha konservasi tanah dengan memperhatikan kondisi tanah dan lingkungan.
Di propinsi Jambi terdapat 3.609.133 hektar lahan kering marginal, yang terdiri dari tanah Podzolik Merah Kuning dan Latosol. Pemanfaatan lahan kering marginal ini dapat dilakukan dengan usahatani terpadu. Usahatani terpadu sebagai suatu sistem pertanian yang memadukan tanaman pangan, palawija, pohon (perkebunan, industri dan kultura), ternak dan ikan secara berkelanjutan melalui konservasi tanah dan air, dapat meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan.
Penelitian ini dirancang untuk mencari informasi mengenai keragaan usahatani terpadu di lahan kering marginal dan dampaknya terhadap lingkungan ekonomi di desa Batin, Jambi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk (1) mengetahui penerapan usahatani terpadu di lahan kering marginal, (2) mengkaji keragaan usahatani terpadu di lahan kering marginal dan (3) mengkaji dampak penerapan usahatani terpadu terhadap lingkungan ekonomi…dst
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
