Strategi Pemerintah Kabupaten Karawang Untuk Mensinergikan Program Raksa Desa
View/ Open
Date
2007Author
Sudrajat, Abas
Kolopaking, Lala. M.
Hendrakusumaatmadja, Sutara
Metadata
Show full item recordAbstract
Program Raksa Desa adalah bentuk artikulasi perhatian Pemerintah
Propinsi Jawa Barat dalam bentuk tugas pembantuan kepada pemerintah desa
di seluruh Propinsi Jawa Barat. Untuk pencapaian tujuan Program Raksa Desa
diperlukan pemerintah kabupaten yang kapabel dalam melakukan fasilitasi
dan pembinaan serta pengawasan. Permasalahannya tidak semua pemerintah
kabupaten mempunyai komitmen dan kurangnya melakukan koordinasi antar
sektor. Khususnya dalam pengelolaan Program Raksa Desa pada tiap
tingkatan pemerintahan telah dibentuk Satuan Pelaksana yang melibatkan
berbagai dinas atau instansi terkait namun dirasa belum berjalan oftimal, hal
ini karena (1) masih lemahnya koordinasi antar sektor (2) masih kurang
oftimalnya peran dan fungsi Satlak (3) perlu mengungkapkan pelaksanaan
Program Raksa Desa di tingkat kecamatan dan desa disamping manfaat yang
dirasakan oleh kelompok masyarakat penerima bantuan (4) perlu mengkaji
kembali strategi kedepan guna upaya perbaikan sehingga terjadi sinergi yang
diharapkan.
Tujuan Kajian secara umum adalah untuk mengkaji dan merumuskan
strategi alternatif yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang
untuk mensinergikan Program Raksa Desa. Secara khusus tujuan kajian ini
adalah (1) mengungkapkan pelaksanaan program Rakdes yang dilakukan oleh
Pemerintah Kabupaten Karawang (2) mengungkapkan peran dan fungsi serta
dukungan Dinas atau Instansi terkait dalam menunjang Program Raksa Desa
(3) mengungkapkan pelaksanaan Program Rakdes di tingkat desa yang
dirasakan oleh kelompok masyarakat penerima bantuan (4) Merumuskan
alternatif strategi yang layak untuk diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten
Karawang dalam mensinergikan Program Raksa Desa.
Objek kajian ini adalah pelaksanaan strategi yang dilakukan oleh
Pemerintah Kabupaten Karawang dalam formulasi Satlak Raksa Desa. Lokasi
kajian di Kabupaten Karawang Propinsi Jawa Barat. Data yang digunakan
adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari 111 responden
menggunakan rumus Slovin. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Bapeda,
BPMS, Bagian Pemerintahan, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan
Kabupaten Karawang. Analisis yang digunakan dalam kajian ini mengukur
persepsi/pendapat responden menggunakan angket atau kuisioner berdasarkan
Skala Likert yang diinterprestasikan dalam interval Sugiyono. Selanjutnya
menentukan alternatif strategi yang layak menggunakan analisis SWOT,
Matrik IE, SPACE Matrik dan QSPM.
Hasil kajian ini mengungkapkan bahwa pelaksanaan sinergitas
program pada Satlak kabupaten memperoleh jawaban sebesar 55,33 persen
yang apabila diinterprestasikan dalam interval Sugiyono berarti netral. Hal ini
perlu perhatian dan perbaikan menyangkut komitmen kepala dinas atau
instansi,koordinasi dan pelaksanaan rapat koordinasi Rakdes. Dinas atau
ainstansi yang tergabung dalam Satlak Rakdes memberikan dukungan
program dan anggaran dalam menunjang Program Rakdes memperoleh
prosentase sebesar 66,67 persen berarti setuju disamping itu melakukan
pembinaan dan monitoring program Rakdes dengan mendapat 74,67 persen
yang berarti setuju. Selanjutnya pelaksanaan Rakdes di tingkat Satlak
kecamatan memperoleh 82,29 persen yang berarti sangat setuju, sedangkan
pelaksanaan di tingkat satlak desa mendapat 81,67 persen berarti sangat
setuju, untuk pelaksanaan di tingkat kelompok masyarakat penerima bantuan
memperoleh prosentase sebesar77,39 persen yang berarti setuju atas
pernyataan tersebut.
Rancangan program yang dihasilkan dari analisis strategi
memunculkan 12 alternatif strategi, namun alternatif strategi yang
direkomendasikan untuk diterapkan oleh Satlak Raksa Desa adalah (1)
mengefektifkan koordinasi antar satlak,antar sektor termasuk dengan propinsi
(2) mengoftimalkan kinerja Satlak Program Raksa Desa (3) meningkatkan
pembinaan dan pengawasan. Ketiga faktor tersebut apabila dilakukan oleh
Satlak Rakdes secara terintegrasi dan berkesinambungan akan meningkatkan
sinergitas program dan pencapaian tujuan yang diharapkan. Sedangkan
alternatih program yang direkomendasikan yaitu (1) Program pembentukan
Bumdes di desa paska Rakdes (2) Program pembangunan desa sejahtera.
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
