Potensi permudaan dan kemampuan hidup makan sagu (Metroxylon sagu Rottb) pada beberapa intensitas cahaya dan konsentrasi hormon IBA (di persemaian PT Inhutani I KAO, Maluku Utara)
View/ Open
Date
1995Author
Rostiwati, Tati
Manan, Syafrii
Anas, Iswadi
Supriyanto
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi permudaan pada kondisi lahan di wilayah kerja PT INHUTANI I, Kao, Maluku Utara, dan kemampuan hidup anakan M. sagu Rottb., yang termasuk ke dalam katagori anakan yang masih menempel pada pohon induknya tetapi sudah membentuk sistem perakaran, di beberapa intensitas cahaya dan konsentrasi hormon IBA. Kemampuan hidup anakan tersebut dicirikan melalui perkembangan morfologis pucuk dan pembentukan akar baru serta penyebaran pati pada jaringan daun dan akar anakan tersebut.
Satuan percobaan untuk penelitian potensi permudaan ini adalah rumpun sagu (M. sagu Rottb.), sedangkan sebagai perlakuannya adalah kondisi lingkungan lahan penelitian (lama penggenangan dan tinggi genangan). Selanjutnya anakan alam dari katagori tersebut di atas, di perlakukan di pesemaian dengan menggunakan paranet untuk mengatur intensitas cahaya. Intensitas cahaya yang digunakan adalah 0%, 25%, 50% dan 75%, sedangkan untuk memacu pertumbuhan akar baru digunakan hormon IBA dengan dosis 0 ppm, 6.25 ppm, 12.50 ppm dan 18.75 ppm per anakan. Sebaran butir pati pada jaringan daun dan akar metode pewarnaan PAS (Periodic 1976). diketahui dengan menggunakan Acid Schiff's Reaction) (Berlyn dan Miksche,
Data potensi permudaan yang diamati adalah jumlah tunas, jumlah anakan posisi 1, 2 dan 3 dan jumlah sapihan pada setiap rumpun sagu. Data kemampuan hidup anakan di pesemaian yang diamati adalah persentase anakan dengan pucuk memanjang dan pucuk mulai mekar, persentase anakan yang membentuk akar baru dan jumlah akar primer didapatkan dalam periode 56 hari. Data sebaran pati berupa …dst
Collections
- MT - Forestry [1512]
