View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis pola kelembagaan masyarakat nelayan dalam pembangunan wilayah pesisir: studi kasus di kota Tarakan Propinsi Kalimantan Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (40.66Mb)
      Date
      2002
      Author
      Syafril, Muhamad
      Fauzi, Akhmad
      Anwar, Affendi
      Hadi, Setia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sumberdaya wilayah pesisir dan laut bersifat open access dan common property, sehingga cenderung di eksploitasi tanpa memikirkan aspek elestariannya, berakibat timbulnya over fishing, terancamnya stabilitas umberdaya perikanan, dan inefisiensi pemanfaatan sumberdaya. Peranan elembagaan masyarakat nelayan penting dalam pengelolaan sumberdaya ini Jalam hal pengaturan batas kewenangan, hak kepemilikan, dan aturan representasi. Dengan demikian mampu mendukung perbaikan kesejahteraan yang merupakan faktor penting partisipasi masyarakat nelayan dalam pembangunan dan pengembangan wilayah pesisir (desa pantai). Tujuan Penelitian ini untuk (1). Mengetahui kondisi pemanfaatan sumberdaya perikanan laut di kota Tarakan, (2). Mengetahui pola dan peranan kelembagaan masyarakat nelayan dalam pengaturan pengelolaan sumberdaya perikanan laut secara berkelanjutan, (3). Mengetahui aspek-aspek pendukung aktivitas kelembagaan dalam pembangunan dan pengembangan wilayah pesisir.. Penelitian dilaksanakan di Kota Tarakan Propinsi Kalimantan Timur, dengan metode Bioekonomi Copes, Analisis Kelembagaan Deskriftif, Analisis Biaya Transaksi, dan Analisis Konflik (Game Theory). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) Kondisi pemanfaatan sumberdaya perikanan laut di Kota Tarakan telah mengalami biological overfishing dan economical overfishing, (2) Surplus konsumen pada kondisi open access dan terkendali yaitu Rp 923.853.554 dan Rp 443.055.784, sedangkan surplus produsen Rp 5.411.769,230 dan Rp. 3.993.316.582,- (3) Kelembagaan masyarakat nelayan berpola kelompok nelavan-ponggawa cikal bakal dari hubungan nelayan ponggawa Kelembagaan ini cukup berperan dalam - pengaturan pemanfaatan sumberdaya perikanan laut yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat nelayan. (4). Faktor-faktor yang menentukan perubahan kondisi aktual ke optimal pemanfaatan sumberdaya perikanan laut oleh nelayan (a). kapasitas teknologi (b). hasil tangkapan 2 tahun terakhir, (c). kemudahan target hasil tangkapan per trip, (d). kemudahan menjual hasil tangkapan, (e). Kemudahan memperoleh modal, (f). kemudahan memperoleh pekerjaan sampingan (5). kelancaran aktivitas kelompok nelayan-ponggawa dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu: (a). Potensi sumberdaya perikanan laut, (b) Potensi sumberdaya manusia dan kapital masyarakat nelayan, (c). Potensi sumberdaya ekonomi wilayah, (d). Jalinan kemitraan dengan pihak lain, (e). Kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119915
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository