Analisis Tata Air DAS Tugu Utara Menggunakan Model HEC-1
View/ Open
Date
1997Author
Diana, Aries
Pawitan, Hidayat
Sinukaban, Naik
Dhalhar, M. Azron
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian yang diajukan dimaksudkan pada upaya pemilihan teknik
pengelolaan lahan melalui teknik simulasi model HEC-1 versi 1990. Simulasi
pemilihan teknik pengelolaan lahan dilakukan dengan mengkaji perubahan karakteristik
tata air DAS, yaitu dengan menganalisis perubahan parameter hidrograf limpasan
langsung akibat perubahan penggunaan lahan. Hasil penelitian diharapkan dapat
memberikan gambaran serta upaya arahan pengelolaan DAS.
Penelitian bertujuan untuk (1) mengidentifikasi karakteristik tata air DAS Tugu
Utara dan (2) menentukan arahan pengelolaan DAS melalui analisis perubahan
karakteristik tata air akibat perubahan penggunaan lahan. Untuk mencapai tujuan
tersebut, digunakan rancangan model melalui metode analisis sistem dengan teknik
simulasi. Kegunaan hasil penelitian diantaranya: (1) arahan dan bahan pertimbangan
Pemerintah Daerah Dati II Bogar dan Cianjur serta BRLKT Wilayah IV, SBRLKT
Ciujung-Ciliwung dalam upaya pengelolaan DAS; dan (2) acuan dalam
mengembangkan model simulasi HEC-1.
Penelitian dilaksanakan di DAS Tugu Utara (175 ha, bagian dari Sub DAS
Ciliwung Hulu DAS Ciliwung), terletak di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua,
Kabupaten Bogar. Penggunaan lahan DAS saat ini terdiri dari pemukiman 1 %,
tanaman semusim 72 % , tanaman perkebunan (teh) 25 % , dan hutan 2 % . Penelitian
lapang dilaksanakan pada Januari hingga Maret 1996.
Hidrograf satuan DAS Tugu Utara memiliki karakteristik debit puncak 0,3593
m3/dt (0,4 mm), waktu puncak 1,4 jam, dan waktu dasar aliran 6,8 jam. Hidrograf
limpasan langsung DAS Tugu Utara dapat diduga oleh model HEC-1. Parameter
hidrograf limpasan langsung yang dapat diduga dengan teliti adalah tebal limpasan Jangsung. Upaya arahan pengelolaan lahan pada tanaman semusim adalah penanaman menurut kontur dan teras dengan sistem olah tanah konventional atau tanpa pengolahan tanah dan residu tanaman dikembalikan sebagai mulsa.
