View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Respon petani terhadap program pembangunan berbasis agraria: kasus petani suku Arfak di Manokwari Irian Jaya

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (22.62Mb)
      Date
      2002
      Author
      Sagrim, Meky
      Kolopaking, Lala M.
      Lubis, Djuara P.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Suku Arfak merupakan salah satu suku yang relatif masih tertinggal. Oleh karena itu, banyak pihak menurunkan program pembangunan untuk mengangkat ketertinggalan suku ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons Suku Arfak terhadap berbagai program pembangunan tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa Petani Suku Arfak dalam merespons berbagai program pembangunan berbasis agraria tawaran pihak luar yang menganjurkan pembukaan lahan pertanian, introduksi jenis-jenis tanaman unggulan, pola pertanian intensif, dan teknologi budidaya maka mereka menerapkannya sesuai permintaan tokoh adat dan tokoh pemerintah yang menjadi panutannya. Namun demikian, akibat program-program pembangunan tersebut menimbulkan gangguan eksistensi ekonomi, sosial, budaya, dan ekologis maka mereka menyesal dan pasrah, bahkan mereka berusaha melempar kesalahan dalam bentuk protes kepada tokoh adat, tokoh pemerintah, dan pengelola proyek. Upaya melempar kesalahan seperti ini merupakan suatu mekanisme perlawanan terhadap diri sendiri. Gangguan eksistensi ekonomi ditunjukkan oleh penurunan produktivitas tanah pertanian dan kelangkaan satwa buruan, pada bidang sosial yakni perubahan pola penggunaan tanah dari pola kolektif menjadi pola individual serta meningkatnya proses komersialiasai sehingga semakin memudarkan hubungan sosial dalam konteks sosial produksi dan konsumsi. Dari sisi budaya, semakin langka berbagai tumbuhan dan binatang yang bernilai budaya dalam mitologi, produksi pertanian dan perburuan, ukiran, pembuatan rumah, pengobatan penyakit, penolak bahaya, dan kesenian; sedangkan pada sisi ekologis, terjadi berbagai kasus banjir dan longsor pada lahan bekas konversi maupun lahan kebun masyarakat
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119794
      Collections
      • MT - Human Ecology [2409]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository