Evaluasi ketahanan klon kentang hasil fusi protoplas terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum) melalui seleksi in vitro dan pengujian di rumah plastik
View/ Open
Date
2001Author
Palupi, Tantri
Sujiprihati, Sriani
Matjik, Nurhayati A
Wattimena, G. A
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian telah dilaksanakan sejak bulan Mei 2000 sampai dengan bulan Januari 2001, dengan tujuan untuk (1) Mendapatkan metode inokulasi yang tepat dalam menguji ketahanan klon kentang terhadap penyakit layu bakteri R. solanacearum secara in vitro, (2) Mengetahui tingkat ketahanan klon kentang hasil fusi protoplas BF15 (2x) dengan S. stenotomum (2x) terhadap penyakit layu bakteri R. solanacearum melalui seleksi in vitro dan pengujian di rumah plastik dan (3) Mengetahui kedekatan hubungan kekerabatan ketahanan layu bakteri antara klon kentang yang diuji dengan kedua tetuanya.
Kegiatan penelitian terdiri atas 3 tahap percobaan, yaitu percobaan untuk mendapatkan metode inokulasi secara in vitro, pengujian ketahanan klon kentang terhadap penyakit layu bakteri R. solanacearum secara in vitro dengan menggunakan metode inokulasi gunting daun; dan pengujian ketahanan klon kentang terhadap penyakit layu bakteri R. solanacearum di rumah plastik. Bahan tanaman yang digunakan meliputi 12 klon kentang hasil fusi protoplas BF15 (2x) dengan S stenotomum (2x) yaitu klon BS-10, BS-13, BS-23, BS-43, BS-53, BS-75, BS-77, BS- 78, BS-79, BS-80, BS-81, dan BS-82; dua kultivar kentang (DTO28 dipakai sebagai pembanding tahan dan Atlantik sebagai pembanding rentan); dan 2 tetuanya yaitu BF15 (2x) dan S. stenotomum (2x), dst.
