View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Memahami sebentuk perlawanan: faktor-faktor yang mempengaruhi penanganan sengketa tanah oleh OBH

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.600Mb)
      Date
      1995
      Author
      Marianti, Ruli
      Budiman, Arief
      Aditjondro, George Junus
      Gurnadi, Eddie
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sebuah karakteristik pembangunan di Indonesia adalah bahwa pembangunan tersebut mengedepankan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik. Disamping itu pembangunan dilaksanakan atas dukungan negara yang relatif kuat dan mandiri, yang melakukan pengendalian-pengendalian terhadap hampir seluruh aspek kehldupan masyarakat sipil Pembangunan semacam ini pada akhimya melahirkan berbagai ekses, salah satunya ad.alah memaraknya sengketa tanah sejak tahun 1980-an. Sengketa-sengketa tanah itu dapat dilihat sebagai sebentuk perlawanan masyarakat kecil yang menolak unruk dirugikan oleh pembangunan yang tidak semena-mena. Satu hal yang menarik adalah, gejala pendampingan ral-yat pemilik/pengguna tanah yang dilakukan oleh Organisasi Bantuan Hukum (OBH). OBH sendiri tidak Jain adalah organisasi non pemerintah ( omop ), yang dihadang oleh berbagai masalah dalain k:iprahnya. Mashlah-masalah itu muncul baik dari kekuatan ekstemal yakni negara, maupun dari kondisi internal organisasi. Karena itu dapat dikemukakan bahwa dalam menangani kasus­ kasusnya, k:iprah OBH dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pada sengketa tanah faktor-faktor yang berpengaruh adalah: pertama, faktor-faktor yang terkait dengan kondisi sengketa tanah yaitu: ketimpangan kondisi sosial, politis, ekonomi para pihak asli dalam sengketa, kondisi lokasi sengketa dan interpretasi hakim pada pokok persengketaan. Kedua, faktor-faktor yang terkait dengan kondisi keorganisasian OBH, yaitu: visi, beban kerja, kondisi keuangan, dan kompatil>ilitas OBH dengan mitra kerjasamanya. Ketiga. faktor­faktor yang terkait dengan sikap beberapa kalangan antara lain kelompok mahasiswa dan pers. Namun sikap tersebut sangat dioatasi oleh kekuatan represif negara. Bahkan, sesungguhnya bekerjanya faktor-faktor tersebut di atas secara umumjuga dipengaruhi oleh kekuatan negara Orde Baru di Indonesia.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119714
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository