View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penciri sifat agronomik varietas kedelai yang dapat beradaptasi di lahan basah

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.95Mb)
      Date
      1997
      Author
      Nurlianti
      Mugnisyah, Wahyu Qamara
      Djoefrie, Bintoro
      Sjamsudin, Endang;
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian tentang budidaya basah kedelai dilaksanakan di lapang yang berjenis tanah Latosol Merah, bertempat di Kebun Percobaan Muara, Balai Penelitian Bioteknologi Tanaman Pangan Bogor, sejak Oktober 1996 sampai dengan Februari 1997. Penelitian ini bertujuan·· untuk mengelompokan potensi produksi beberapa varietas kedelai dengan budidaya basah dan mengetahui sifat Agronomik yang menjadi penciri adaptasinya di lahan basah. Kedelai sebanyak 25 varietas ditanam di lahan basah dengan menggunakan rancangan lingkungan acak kelompok dengan tiga ulangan. Peubah yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif tajuk, akar, produksi dan komponennya. Analisis data menggunakan analisis ragam, BNJ pada taraf uji 5 %, dan analisis korelasi antar peubah. Budidaya basah dilakukan dengan mengalirkan air di saluran yang mengelilingi petak-petak percobaan dengan tinggi muka air dipertahankan 15 cm di bawah petak percobaan. Air diberikan secara terus-menerus sejak tanaman berumur 14 hari sampai dengan waktu panen tanarnan yang berurnur paling panjang. Budidaya di lahan basah menyebabkan terjadinya aklimatisasi pada urnur 6 rninggu yang ditandai dengan pertumbuhan vegetatif perakaran yang rendah, selanjutnya perturnbuhan vegetatifnya nom1al kembali setelah fase tersebut terlampaui. Budidaya basah menyebabkan pe1iurnbuhan vegetatif dan reproduktif diperpanjang masing-masing 1-6 hari dan 6-32 hari dibandingkan budidaya kedelai secara konvensional. Tipe pertumbuhan kedelai yang determinat dan semideterminat mernperlihatkan perbedaan yang tidak nyata terhadap semua peubah yang diarnati. Tipe pertumbuhan determinat masih terns melanjutkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah buku, jumlah cabang, dan jurnlah daun meskipun sudah memasuki fase reproduktif. dst ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119655
      Collections
      • MT - Agriculture [4004]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository